|
|
|
TRANSFORMASINEWS, PRABUMULIH. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih desak Pimpinan Dewan untuk menyurati Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pembangunan jalan khusus batubara yaitu Jalan Servo yang dijanjikan harus sudah bisa digunakan Mei ini.
“Kita minta Pemprov Sumsel tuntaskan pembangunan Jalan Servo, supaya angkutan batubara tidak melintas lagi di jalan umum. Gubernur jangan selalu berjanji tapi kenyataannya masih melintas juga,” ungkap Adi Susanto, Kamis (9/4).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuturkan seharusnya Pemerintah Provinsi memperhatikan kepentingan masyarakat.
“Karena jalan kita ini kan rusak karena truk batubara sering melintas. Seharusnya Pemerintah Provinsi lebih responsif, karena jalan ini dibangun oleh rakyat untuk kepentingan rakyat. Bukan truk batubara yang tidak ada kontribusinya sama sekali,” tuturnya.
Santo begitu ia disapa menjelaskan jika truk batubara tersebut tetap melintas dijalan umum, maka akan terus memakan korban bahkan lebih banyak lagi.
“Hingga saat ini korban truk batubara terus bertambah, hal itu tidak menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi. Padahal jelas jelas truk batubara itu dilarang melintas dijalan umum, harus lewat dijalan khusus,” jelasnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, selain memakan korban jiwa, melintasnya truk tersebut dijaan umum juga menyebabkn kemacetan serta polusi udara kendaraan tersebut.
“Kita lihat sendiri di Kota Prabumulih. Kalau sudah sore pasti mengalami kemacetan serta polusi udara. Sudah seharusnya angkutan batu bara ini distop,” tambahnya.
SUMBER:[RMOL/AR]

