TRANSFORMASINEWS, Muara Enim – Isu menyebutkan pengusaha angkutan batubara nekat melintas di jalan umum, dibekingi oknum tertentu, terindikasi ada benarnya.
Terbukti, ketika sopir truk batubara ini terjaring razia gabungan dilakukan Dinas Perhubungan Sumsel dan ditilang, para sopir tersebut langsung menelpon bekingnya masing masing.
Bahkan ada sopir nekat menyambungkan telpon genggamnya kepada petugas yang melakukan razia, untuk berkomunikasi dengan oknum yang membekinginya. “Ini Pak, wongnya nak ngomong dengan bapak,” jelas seroang sopir kepada petugas Dinas Perhubungan, yang melakukan razia menggunakan bahasa daerah.
Selain itu, ada juga sopir truk batubara nekat beradu argumentasi dengan petugas, untuk menanyakan kesalahannya dikenakan tilang.
“Apo salahku Pak. Surat-suratnyo lengkap tetapi kenapo masih ditilang,” tanya seorang sopir menggunakan bahasa daerah dengan nada emosi.
Atas pertanyaan itu, petugas yang melakukan razia mengatakan, tetap dikenakan tilang karena truknya mengangkut batubara. Sedangkan truk batubara dilarang melintas jalan umum sesuai Pergub Sumsel.
“Tau dak kau, mobil kau mengangkut batubara. Sedangkan truk batubara sesuai Peraturan Gubernur dilarang melintas jalan umum. Kalau mau mengangkut batubara melintas jalan khusus,” jelas petugas.
Razia gabungan Dinas Perhubungan Sumsel bersama Dinas Perhubungan Muara Enim, Satlantas Polres Muara Enim berlangsung di simpang Islami Centre, Rabu (29/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam razia itu, puluhan truk batubara terjaring razia dan dikenakan tindakan tilang.
Kasi Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Sumsel, Yanuar komandan yang memimpin razia mengatakan, razai yang digelarnya berlangsung selama dua hari.
“Razia ini kita lakukan tersebar 8 kabupaten/kota di Sumsel. Sasaran razia kendaraan angkutan umum, baik barang maupun penumpang,” jelas Yanuar.
Menurutnya, Dishub Sumsel sudah capek melakukan penertiban truk angkutan batubara. Bahkan pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan penertiban truk batubara dan berhasil merazia sebanyak 900 unit.
‘‘Tak lama lagi, kita akan lakukan penertiban khusus terhadap truk angkutan batubara. Kalau hari ini, kita hanya melakukan penertiban terhadap semua angkutan umum,” tegas Yanuar.
(Sumber: Palpos)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
