Johan Kembali Tegaskan Tolak Sekwan, Minta Kuryana Tunjuk Plt Saja

KETUA DPRD OKU JOHAN ANUAR /RMOLSUMSEL

TRANSFORMASINEWS, BATURAJA. Pembatalan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) oleh Plt Bupati H Kuryana Aziz beberapa waktu lalu, menuai polemik. Bahkan, gara-gara itu hubungan legislatif dan eksekutif merenggang.

Imbasnya, diketahui bahwa anggota DPRD setempat menolak kembalinya Sekretaris Dewan (Sekwan) yang lama, Herizal Amri, ke kursinya sebagai Sekwan lagi.

Posisi Sekwan sendiri merupakan salah satu job yang ikut dirombak dan juga dibatalkan waktu itu.

Ketua DPRD OKU Johan Anuar kembali menegaskan penolakannya, bahwa pihaknya tidak akan menerima kembalinya Sekwan lama Herizal Amri ke Sekretariat DPRD.

Langkah tersebut, diakui JA (panggilan singkat Johan Anuar), akan menghambat proses-proses administrasi di kesekretariatan dewan dalam menjalankan program yang ada dan program rutin lainnya.

“Ya. Beberapa kegiatan kami terhambat, termasuk pencairan dana-dana untuk kegiatan dan lain lain,” ungkapnya dibincangi wartawan, usai reses di Tegal Arum Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, tadi pagi (8/4).

Namun, untuk memperlancar proses-proses tersebut, pihaknya akan koordinasi dengan bupati. Sekaligus mengusulkan pada Bupati untuk dapat menunjuk pelaksana tugas (Plt) Sekwan.

“Herizal Amri tidak bisa serta merta masuk lagi jadi Sekwan. Kalau dia (Herizal) balik lagi, berarti harus dilantik lagi,” katanya.

Dia sendiri sangat berharap, Bupati bisa menyetujui usulnya untuk penunjukan Plt tersebut.

“Kita juga masih nyari orang untuk dapat jabat Sekwan. Akan kita usulkan dan diajukan lagi supaya dapat menjalankan program rutin yang ada. Yang jelas, kalau dia (Herizal Amri) balik lagi jadi Sekwan, tidak sesuai prosedur. Kalau dipaksakan, aturan mana yang dipakai?,” cetusnya.

Sementara itu, diketahui pula bahwa saat ini Sekwan Herizal Amri, bertolak ke Bali dalam rangka pertemuan Sekretariat Dewan se-Indonesia.

Ketika dimintai tanggapannya perihal tersebut, Johan justru mengaku tidak tahu kalau yang bersangkutan (Sekwan) kesana.

“Saya tidak tahu kalau dia berangkat ke Bali. Tidak ada informasi atau bilang ke kami. Tapi mungkin ada rekomendasi dari Bupati,” tandasnya langsung masuk mobil dinasnya BG 2 F.

Sumber:[RMOL/AR]