
TRANFORMASINEWS.COM, BENGKULU. Polemik jalanan Kota Bengkulu rusak akibat dilintasi truk-truk batu bara bertonase tinggi, terus mengundang sorotan berbagai kalangan. Pasalnya sejumlah jalan baru saja selesai direhab dengan menggunakan dana APBD Kota namun kondisi jalan terancam rusak kembali.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota, Hamsi, A.Md menilai, kerusakan jalan dalam Kota Bengkulu selama ini disebabkan adanya truk batu bara yang kerap melintasi jalan. Padahal spesifikasi jalanan kota ini hanya sanggup menahan muatan maksimal bertonase 8 ton saja.
“Kita melihatnya ada sekitar puluhan kilometer jalanan kota yang rusak akibat truk bertonase besar. Jika dihitung dananya jalanan yang di-hotmix sekitar 1 kilometer saja butuh biaya sekitar Rp 2 miliar untuk perbaiki. Jadi kalau ada jalanan kota rusak hingga puluhan kilometer keseluruhannya bisa menghabiskan anggaran perbaikan jalan mencapai ratusan miliar,” papar Hamsi, kemarin (14/8).
Apalagi menurut Hamsi, ruas jalan memang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Sebab kondisi jalan dalam Kota Bengkulu masih lumayan banyak yang butuh perbaikan di tiap kecamatan dan kelurahan. Belum lagi sarana irigasi yang selalu menjadi keluhan warga setempat.
“Selama ini Pemerintah Kota sudah bersusah payah dalam membangun inftasruktur jalan. Ya harapan kita kalau pembangunan jalan agar tidak terkesan mubazir perlu pengawasan ketat petugas di lapangan setiap saat, terhadap truk tonase yang berkapasitas besar itu,” ungkapnya.
Sementara Ketua Forum Peduli Masyarakat Bengkulu (FPMB), Hasbullah mengatakan, masyarakat sangat berharap persoalan truk batu bara melintasi jalanan kota yang mengakibatkan jalanan rusak bisa cepat dituntaskan. Pasalnya sebagai masyarakat kota sangat dirugikan lantaran setiap tahunnya kota selalu memperbaiki jalanan rusak hanya gara-gara truk batu bara.
“Jangan terkesan uang rakyat selama ini untuk pembangunan, malah selalu mubazir saja. Terutama dalam membangun jalan yang setiap tahunnya selalu rusak lagi. Makanya pengawasan dan penjagaan secara bersama terhadap truk batu bara itu sangat penting dilakukan. Jika perlu kita akan men-support pemerintah menggelar aksi solidaritas sumbangan dana buat petugas di lapangan,” katanya.
Sumber:Harianrakyatbengkulu (New)
Posted by: Adim Transformasinews.com
