LRT Sumsel Rekrut Tenaga Profesional Untuk Percepatan Pembangunan

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA. Kebutuhan akan tenaga profesional bidang teknologi dan konstruksi Light Rail Transit (LRT) di Sumatera Selatan sangat dibutuhkan untuk mempercepat percepatan pembangunan. Sarana transportasi itu rencananya akan digunakan sebagai transportasi resmi penyelenggaraan Asian Games 2018.

Tim Humas Pembangunan LRT Sumsel dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Muhammad Muzakki menjelaskan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan penambahan tenaga profesional. Di satu sisi tenaga lokal di Indonesia belum banyak memiliki pengalaman di bidang LRT.

Hal ini juga yang membuat pihak kontraktor harus menggunakan tenaga kerja asing yang berpengalaman di bidang konstruksi kereta api ringan.

“Pengerjaan slab track sangat membutuhkan tenaga kerja yang memiliki skill dan pengalaman. Sedangkan tenaga kerja lokal belum memiliki pengalaman kerja slap track untuk jalur kereta api karena LRT Sumsel adalah proyek pertama di Indonesia,” jelas Muzakki dalam keterangannya, Selasa (15/8).

Lebih lanjut, menurut Muzakki, perekrutan tenaga profesional dari luar negeri tidak diambil secara sembarangan. Para pekerja asing tersebut diwajibkan memiliki izin kerja yang sah sesuai peraturan dalam pelaksaan pekerjaan. Selain itu, tenaga kerja asing itu juga harus memiliki sertifikasi kelayakan dan sertifikasi dibidang teknologi LRT khususnya dalam pengerjaan slab track.

Menurutnya, penyelesaian permasalahan tenaga kerja asing (TKA) yang belum memiliki izin dilakukan dengan pengurusan izin satu pintu sesuai peraturan yang berlaku. Hal tersebut untuk mencengah kesimpangsiuran informasi akan adanya pekerja asing tanpa izin.

“Dengan bertambahnya tenaga kerja maka progress pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan di perkirakan selesai lebih awal dari waktu yang ditargetkan,” pungkas Muzakki.

Seperti diketahui, LRT Sumsel akan melayani rute dari Bandar Udara SMB II sampai Kompleks Olah Raga Jakabaring dan menjadi transportasi resmi bagi atlet dan ofisial Asian Games 2018. LRT Sumsel sendiri termasuk dalam 37 proyek prioritas yang konstruksinya digarap perusahaan BUMN PT Waskita Karya. Jalur LRT melintasi pusat Kota Palembang terdiri dari 13 stasiun, satu depo dan sembilan gardu listrik.

Sumber:Rmol [wah]

Posted by: Adim Transformasinews.com