MAMAN ABDUL RAHMAN PIMPIN BPK RI PERWAKILAN PROV SUMSEL

serah terima kepala bpk sumselTRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) telah menyelenggarakan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan antara pejabat lama I Gede Kastawa, dengan pejabat baru Maman Abdul Rahman di ruangan di Ruang Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sumsel, Kamis (19/1/2017).

Dalam acara tersebut yang terlihat penuh Khidmat dengan di hadiri oleh gubernur Propinsi sumatera selatan H Alex Noerdin dan 17 bupati/walikota se sumatera selatan. Gubernur Sumatera selatan dalam sambutannya telah memberikan apresiasi terkait perkembangan prov sumsel saat ini di hadapan ketua BPK RI Prov Sumsel terbaru Maman Andul Rahman yang sebelumnya menjabat ketua BPK RI Perwakilan Propinsi Aceh.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan “ dengan adanya acara pisah sambut ketua BPK RI perwakilan prov Sumsel ,kami selaku jajaran pemerintah Prov Sumsel mengucapkan selamat datang kepada bapak Maman abdul Rahman selaku ketua BPK RI Perwakilan Prov Sumsel yang sebelumnya bertugas di prov Aceh,” ujarnya.

“Dengan kehadiran pak Maman Abdul Rahman selaku ketua BPK RI Perwakilan Prov Sumsel terbaru, tak lupa kami infokan untuk Sumsel kedepan akan menghadapan beban yang luar biasa, yaitu mempersiapkan menjadi tuan rumah Asian Games 2018,” ungkap Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH.

Lanjut Gubenur “ oleh karena itu lah kami selaku jajaran pemerintah Propinsi Sumatera selatan untuk mengajak bersama sama kepada pihak BPK RI dalam mensukseskan acara ini nantinya, dengan ini kami harapkan pak Maman Abdul Rahman untuk melihat langsung program program pembangunan yang saat ini berhamburan di kota Palembang seperti proyek LRT, pembangunan Flay Oper serta beberapa Venue dalam mempersiapkan acara olahraga bertarafkan internasional Asian Games 2018 ,” tutur Alex di hadapan para tamu undangan di auditarium BPK RI Perwakilan Prov Sumsel.

Kemudian H Alex Noerdin menjelaskan “ untuk saat ini kota Palembang dalam kondisi berantakan,tapi nanti akan menjadi cantik,banyak kendala yang saat ini dihadapi pemerintah Daerah ,salah satunya pemotongan anggaran, tapi Alhamdullilah program ini bisa selesai tepat waktunya,”pungkap Alex Noerdin.

BPK merupakan mitra kerja pemerintah yang bertugas untuk mewarning dan menindak jika ada indikasi pelanggaran hukum yang dilakukan dalam pengelolaan keuangan oleh pemerintah, orang nomor satu di Sumsel ini mengapresiasi kinerja I Gede Kastawa selama menjabat kepala BPK RI Perwakilan Sumsel.

Dan menyambut baik Maman Abdul Rahman yang akan mengemban tugas baru serta melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya Sementara itu dalam acara ini juga di hadiri oleh anggota V BPK RI, Dr Moermahadi Soerja Djanegara SE Ak MM CPA CA dan Auditor Utama BPK RI.

Dalam sambutannya ia mengatakan “ adanya acara pisah sambut ini merupakan kelanjutan dari pelantikan beberapa waktu yang lalu,untuk Sumsel kelihatan sudah signifikan dalam hasil auditnya, mengingatkan agar kepala daerah yang telah mengantongi opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk tidak berpuas diri karena tidak menjamin bebas dari korupsi”katanya “Jadi opini WTP ini tidak menjamin bebas dari korupsi.

Pemeriksaannya lebih kepada kewajaran bukan kebenaran, BPK punya standar pemeriksaan keuangan negara dengan menganut prinsiple based,” ungkap Anggota V BPK RI, Dr Moermahadi Soerja Djanegara SE Ak MM CPA CA Menurutnya, pada sistem prinsiple based pemeriksa BPK harus meningkatkan kemampuan dan harus berlaku skeptis dalam pemeriksaan. Bagi pemeriksa senior harus dapat memandu pemeriksa junior.

Kemudian seluruh pelaksana jajaran BPK harus lebih mengedepankan integritas, independensi dan profesionalisme.

Laroran:  Boni Belitong

Editor: Amrizal Aroni

Sumber: Transformasinews.com

Posted by: Admin