Sekda: Pembatalan Mutasi Pejabat Tak Terkait Suksesi Pencalonan Kuryana

TRANSFORMASINEWS, BATURAJA. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Marwan Sobrie, menegaskan bahwa pelantikan pejabat 38 eselon II, III dan IV beberapa waktu lalu (23/3), itu adalah berdasarkan usulan dari SKPD dan dinaikkan pihaknya ke Bupati.

Itu ia katakan kepada para awak media usai pertemuan dengan DPRD setempat untuk mengklarifikasi pembatalan pelantikan tersebut tadi siang (2/4).

Di kesempatan itu, Marwan menepis anggapan yang menyebut, jikalau pembatalan pelantikan pejabat tersebut terkait dengan suksesi pencalonan Plt Bupati OKU H Kuryana Aziz untuk maju di Pilkada

“Pembatalan pelantikan itu tidak terkait dengan suksesi pencalonan Kuryana Aziz. Apalagi terkait dengan PNS sebagai Timses. Yang pasti memang pelantikan itu keliru. Terkait dengan kepentingan petahana (incumbent) apakah dia mau mencalonkan atau tidak, pelantikan itu tetap harus dibatalkan. Karena melanggar undang-undang (UU), baik itu UU Pilkada juga ada di UU ASN,” jelas Marwan.

Terkait dengan soal penggantian Sekwan, pihaknya menyadari kurangnya koordinasi perihal siapa orang yang mesti didudukkan disana.

“Penggantian Sekwan memang usul dari sini. Tapi kalau soal siapa orangnya, tidak ada kewajiban kita untuk minta izin ke dewan. Namun memang, kedepan mesti dikoordinasikan dulu,” ujarnya.

Kembali ke masalah pembatalan pelantikan para PNS yang dilantik beberapa waktu lalu (23/3), lanjut Sekda, mereka mesti kembali ke kedudukannya semula.

Perihal penolakan Sekwan lama kembali ke sekretariat oleh para anggota dewan, Sekda tidak begitu jelas menjawab.  Namun yang pasti, sekali dikatakannya, para pejabat yang batal dilantik dikembalikan ke tempat semula. “Soal tolak menolak, ya kita kembalikan seperti semula,” imbuhnya.

Kemudian, ketika ditanya jika m ada pejabat yang tak senang dengan pembatalan itu dan hendak mem-PTUN-kan keputusan tersebut, Sekda bilang, silahkan saja.

“Tapi menurut saya tidak mungkin mereka akan mem-PTUN-kan. Karena yang rugi mereka sendiri,” katanya seraya tidak bermaksud mengancam.

Sumber: [RMOL/AR]