Alex Optimis Ada Penambahan Cabor:Tak Percaya Kita Taruhan

TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin optimis Palembang bakal mendapatkan penambahan cabang olahraga (cabor) Asian Games 2018.

Sebelumnya, berdasarkan rapat OCA dan KOI beberapa waktu lalu, pembagiannya yakni Palembang dengan 11 cabang olahraga (sepakbola, baseball, bridge, kano/kayak, kriket, dayung, softball, menembak, triatlon, voli pantai, dan pentathlon).

Jakarta dengan 29 cabor (panahan, renang, renang indah, polo air, menyelam, renang marathon, atletik, bulutangkis, sepak bola, golf, hoki, rugby, tenis, bola voli, basket 5×5, basket 3×3, bowling, balap sepeda BMX, balap sepeda trek, equistrian, judo, kabbadi, karate, kurash, pencak silat, layar, angkat besi, gulat, serta wushu.

Lalu Jawa Barat dengan 5 cabor (sepak bola, bola voli, basket (penyisihan), balap sepeda MTB, dan bola tangan), serta Tangerang dengan 9 cabor (golf, balap sepeda road race, anggar, senam, bola tangan, jujitsu, squash, tenis meja, dan taekwondo.

“Itu belum final, saya optimis ada penambahan cabor,” ujar Alex Noerdin ketika dibincangi Pemprov Sumsel, Selasa (11/8).

Menurutnya keputusan masih bisa berubah mengingat penyelenggaraan multi even tersebut  masih tiga tahun lagi. Apalagi venue yang ada Jakabaring Sport City (JSC) sudah lebih siap dibandingkan Jakarta.

“Tentunya kalau Jakarta belum siap pasti kembali ke Palembang. Sekarang saja venue Aquatic saja mereka belum ada, jadi tak usah khawatir saya yakin masih bisa berubah,” katanya.

“Tidak percaya, kita taruhan?,” tutupnya.

Asian Games 2018, Sumsel Cuma Dapat 11 Cabor ?

TIM DELEGATES OCA MENINJAU VENUE AQUATIC DI JAKABARING SPORT CITY (JSC)

Meski sudah dinilai siap untuk menggelar Asian Games tahun 2018 mendatang namun pembagian cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan menyisahkan tanda tanya. Karena pihak Dewan Olimpiade Asia ‘Olympic Council of Asia (OCA) bersama KOI belum memutuskan secara final cabor mana saja yang akan dipertandingkan di Sumsel.

Namun sudah bisa di terawang jika Palembang yang menjadi co-Host City bakal jatah yang lebih sedikit dibandingkan Jakarta dalam pembagian cabor nanti. “

“Kita tadi memang sudah rapat. Hasilnya Sumsel masih sama dengan kemarin 11 cabor. Tapi belum final. Karena besok OCA juga akan rapat di Jakarta baru mungkin memutuskan final pembagian cabor,” kata Rita, Senin (10/8).

Sebelumnya, berdasarkan rapat OCA dan KOI beberapa waktu lalu, pembagiannya yakni Palembang dengan 11 cabang olah raga (sepakbola, bisbol, bridge, kano/kayak, kriket, dayung, sofbal, menembak, triatlon, voli pantai, dan pentathlon). Jakarta dengan 29 cabor (panahan, renang, renang indah, polo air, menyelam, renang marathon, atletik, bulutangkis, sepak bola, golf, hoki, rugby, tenis, bola voli, basket 5×5, basket 3×3, bowling, balap sepeda BMX, balap sepeda trek, equistrian, judo, kabbadi, karate, kurash, pencak silat, layar, angkat besi, gulat, serta wushu).

Lalu Jawa Barat dengan 5 cabor (sepak bola, bola voli, basket (penyisihan), balap sepeda MTB, dan bola tangan), serta Tangerang dengan 9 cabor (golf, balap sepeda road race, anggar, senam, bola tangan, jujitsu, squash, tenis meja, dan taekwondo).

Rita berkilah Sumsel bukanlah host city (tuan rumah) karenanya diberikan 11 Cabor. Ironisnya dari kesebelas cabor tersebut dinilai kurang memiliki greget karena minimnya perolehan medali yang dipertandingkan. Tentunya membuat Venue-venue di Jakabaring Sport City bakal menjadi mubadzir karena tak terpakai.

Padahal kalau melihat beberapa Venue seperti Shoting Range, Atletic dan Aquatic sudah diakui kualitas dan standarnya dan sudah tiga kali dipakai multi even Internasional seperti SEA Games 2011, Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, dan Asean University Games (AUG) 2014.

“Palembang merupakan Co host city, bukan Host City. Untuk itu, kami juga sudah bicarakan dengan Pemerintah Sumsel untuk membangun atau merenovasi sesuai batasan. Tapi, saya dengar Sumsel juga merenov Aquatic, itu tidak masalah. Hanya saja perlu kordinasi dengan agar sesuai standar, dan andaipun Jakarta tidak sanggup Palembang telah siap,” katanya

Dalam kunjungannya, Delegasi OCA sendiri, datang dengan dipimpin Vice President OCA Wei Jizhong datang bersama Director Asian Games Department OCA Haider Farman. Wei Jizhong dan Haider Farman bersama anggota lainnya sebelum meninjau langsung ke Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) bertemu Wakil Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Ishak Mekki di Griya Agung.

Delegasi OCA kemudian meninjau beberapa venue, seperti Stadion Gelora Sriwijaya, stadion atletik, venue aquatic, venue menembak, dan wisma atlet. Menurut Haider Farman, usai peninjauan, kawasan Jakabaring Sport City sudah layak menggelar pesta olahraga multievent antarnegara di Asia.

“Jakabaring very-very good. Secara umum, Sumatera Selatan atau Palembang saya kira sudah sangat baik mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games nanti,” kata Vice President OCA Wei Jizhong.

Laporan: Yosep Indra Praja/yip/ [sri]

Sumber:RMOL

Posted by: Amrizal Aroni