PERLUNYA PENGAWASAN PENGGUNAAN KEUANGAN NEGARA SAMBUT ASEAN GAMES 2018

OPINI JALANAN

TRANSFORMASINWS.COM, PALEMBANG. Kiat pemerintah Sumatera Selatan dalam menunjang pembangunan persiapan asean games tahun 2018 terlihat semakin di genjot seiring di kejar waktu di segala sisi saat ini di sudut kota palembang berhamburan pembangunan proyek proyek dalam persiapan menyambut asean games 2018.

Adapun pembangunan saat ini yang terlihat jelas yaitu pembuatan Lrt yang nilainya mencapai Rp10,9 triliun dengan jarak sekitar 24 km dan 13 stasiun, jembatan Musi III dan IV, jembatan layang, energi listrik, dan penyempurnaan peralatan venus-venus baru di kompleks olahraga Jakabaring semuanya untuk persiapan Asian Games XVIII 2018.

Menyikapi semua itu pemerintah pusat maupun daerah tidak sedikit telah menggelontorkan dana dengan nilai yang sangat fantastis baik itu apbd dan apbn.

Terkait jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang sebelumnya wakil presiden Yusuf Kalla telah membeberkan menurutnya di perkirakan bisa tembus angka Rp.30 triliun, meliputi biaya penyelenggaraan, pembangunan infrastruktur, dan sarana transportasi pendukung Asian Games 2018 nilainya mencapai angka 10 triliun.

Dengan pembagian Biaya untuk infrastruktur hampir Rp. 7 triliun, Kemudian, perbaikan di Palembang dan DKI Jakarta hampir Rp. 3 triliun, Sedangkan untuk infrastruktur jangka panjang, seperti transportasi di Palembang yakni Rp. 7 triliun, dan di Jakarta Rp. 10 triliun. Itu sudah Rp. 27 triliun.

Fokus untuk kota Palembang Melihat aliran dana persiapan Asian Games 2018 tak sepenuhnya dari pemerintah, sebagai fartisipasi sektor swasta juga turut menyumbang demi kelancaran event tersebut, ada tiga komponen yang menyokong pembangunan dan renovasi venue di Palembang ini.

Sumber dana tersebut berasal dari APBD Sumatera Selatan, APBN, dan dana CSR perusahaan-perusahaan. Adapun dana apbd yang terlihat secara kasap mata telah di gelontorkan terhitung sejak tahun 2016/ TA 2016 yaitu

1. Penimbunan Lahan Sarana dan Prasarana Olahraga Jakabaring Sport City Rp.945,54 juta

2. Penimbunan Lahan Fasilitas Venue Dayung Jakabaring Sport City Rp.6,18 M

3. Pembangunan Pagar Wisma Atlet JSC Rp.1,42 M

4. Penimbunan Lahan/Lokasi Venue Olahraga Jakabaring Sport City Rp.4,54 M

5. Pembangunan Duplikasi Jembatan Solok Udang 3 dan 4 Jaka Baring dan Utilitas Rp.9,98 M

6. Peningkatan Lintas Triathlon Jakabaring Rp.1,47 M

7. Perencanaan Heliport di Jakabaring Sport City Rp.124,5 juta

Sedangkan untuk tahun 2017 terlihat lebih meningkat dengan rincian sebagai berikut:

1. Peningkatan Kolam Retensi di Komplek ATLET Tipe 100 Jakabaring nilai pagu paket Rp. 500 juta

2. Pengawasan Rehabilitasi Gelora Sriwijaya dan Lingkungan Rp 90.000.000,00

3. Peningkatan Kolam Retensi di Komplek ATLET Tipe 100 Jakabaring Rp. 500 juta

4. Belanja Modal Tanah – Pengadaan Tanah Lapangan Parkir Jakabaring Sport City Rp. 3.656.100.000,00

5. Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Lapangan Parkir Jakabaring Sport City Rp.150 juta

6. Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Rehabilitasi Wisma Atlit (Gedung A, B, C) Jakabaring Sport City Rp 370.000.000,00

7. Penyiapan Lapangan Pemanasan Sepak Bola Jakabaring Sport City Rp.7,62 M

8. Penyusunan Dokumen AMDAL Pengembangan Kawasan JSC Rp.860 jt

9. Jasa Konsultan Management Kontruksi induk Asean Games 2018 Jakabaring Sport City Rp.1,19 M

10. Site Development Ruang Terbuka Hijau Venue Dayung Jakabaring Sport City Rp.5,89 M

11. Site Development Fasilitas Parkir Venue Dayung Jakabaring Sport City Rp.5,89 M

12. Pembangunan Heliport di Jakabaring Sport City Rp.19,31 M

13. Rehabilitasi Wisma Atlet (Gedung A, B, C) Jakabaring Sport City Rp.30,31 M

14. Penyiapan Lahan Fasilitas Pendukung Venue Dayung Jakabaring Sport City selesai Rp.6,89 M

15. Belanja Jasa Konsultasi Pengawasan Pembangunan dan Pemasangan Fasilitas Heliport Jakabaring Sport City Rp.400 juta

16. Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Renovasi GOR Dempo Jakabaring Sport City Rp.100 juta

17. Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Renovasi GOR Ranau Jakabaring Sport City Rp.120 juta

18. Renovasi GOR Dempo Jakabaring Sport City Rp.5,88 M

19. Renovasi GOR Ranau Jakabaring Sport City Rp.8,66 M

20. Pembangunan Lapangan Tenis Baru Jakabaring Sport City Rp.14,83 M

21. Pembangunan Sheet Pile di Tepian Sungai Kawasan JSC Rp.12 M

22. Pembangunan Sheet Pile Sungai Solok Udang Rp.3 M

23. Pendalaman Sungai di Kawasan JSC Rp.2 M

24. Renovasi Voli Pantai Jakabaring Sport City Rp.6,9 M

25. Fasilitas Pendukung dan Latihan Triathlon Jaka Baring Sport City Palembang Rp. 6,95 M

26. Pembangunan sarana dan Prasarana di jakabaring Sport City Palembang Rp.2,9 M

27. Pembangunan Duplikasi Jembatan Solok Udang 3 dan 4 Tahap 2 Rp.9,34 M

28. Pelebaran Jalan untuk Jalur Sepeda JSC Rp.9,59 M

29. Peningkatan Jalan Kawasan Komplek Jakabaring Sport City Rp.27,06 M

30. Pengawasan Teknis Jalan Akses Lintasan Lingkar Venue Dayung JSC Rp.386,51 juta

31. Pengawasan Teknis Jalan Akses JSC – Tegal Binangun Rp.386,51 juta

32. Pengawasan Teknis Jalan menuju Convention Centre Rp.386,51 juta

33. Pengawasan Teknis Jalan untuk Jalur Sepeda JSC Rp.386,51 juta

34. Pengawasan Teknis Jalan Kawasan Komplek Jakabaring Sport City dan Trotoar Jakabaring Sport City Rp.747,31 juta

35. Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Area Jakabaring Sport City Sumatera Selatan. Rp.3,97 M

Dari rincian tersebut Jumlah dananya cukup besar tidak menutup kemungkinan anggaran apbd tahun 2017 ini habis berputar di dalam persiapan menyambut asean Games 2018, sehingga terkesan pemerintah Propinsi Sumatera selatan harus bayar mahal dalam moment ini baik dari segi moril maupun materil serta pengorbanan masyarakat dalam dua dekade ini.

Tetapi moga moga untuk propinsi sumatera selatan yang dalam dua dekade ini apbd nya di senyalir dalam kondisi hidup segan mati tak mau bisa mengacu pada coast effective. Artinya mencapai hasil yang baik dengan biaya yang efisien.

Seringnya moment olahraga bertaraf internasional bukan lah kegiatan pertama di Sumsel ini, tapi sangat di sayangkan selalu ada meninggalkan kesan di ranah hukum.

Harapan masyarakat kita semua untuk kedepan semoga moment asean games tahun 2018 ini nanti bisa berjalan secara transfaran tidak ada upaya untuk mencari keuntungan secara pribadi, oleh karena itulah kepada semua pihak sebagai wujud kontrol sosial untuk bersama sama mengawasi penggunaan keuangan negara yang nilainya sangatlah fantastis .

OPINI: BONI BELITONG (TIM REDAKSI)

Posted by: Admin Transformasinews.com

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016