PENGARUH SITUASI POLITIK DUNIA TERHADAP IDEOLOGI PANCASILA

opini

Image result for PETA DUNIA
ILUSTRASI/NET

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Sukarno selaku pencetus ide Pancasila sebagai dasar negara mungkin berharap ideologi Pancasila tidak di pengaruhi oleh situasi politis dunia saat itu yang di pengaruhi dua ideologi besar yaitu demokrasi liberal dan ideologi komunis.

Pengaruh dua kubu besar yang di komandoi Amerika dan Soviet sangat mempengaruhi situasi politis global saat itu. Sukarno tidak mampu menentang situasi politis dunia saat itu “demokrasi liberal dikomandoi Amerika dan Komunis dengan Soviet pemimpinya”.

Sukarno dengan terpaksa mengakomodir paham komunis dengan mencetuskan ide Nasakom (Nasionalis, Agamais dan Komunis) mengingat kedekatan politis Sukarno dengan Soviet dan RRC.

Apakah Sukarno tidak Pancasilais dengan mengakomodir faham komunis yang bertentangan dengan Pancasila ??? tidak ada yang berani menyatakanya saat itu termasuk TNI angkatan darat yang di komandoi oleh Jenderal Ahmad Yani yang sangat anti komunis tidak secara terang – terangan menentang Sukarno.

Terjadi perubahan politis yang sangat drastis oleh perbuatan makar Partai Komunis Indonesia (PKI) kepada Pemerintah saat itu. Pemerintahan Orde baru yang terbentuk setelah tumbangnya Sukarno karena peristiwa G.30 S PKI dan didukung oleh Amerika dengan faham demokrasi liberal.

Suharto yang menggantikan Sukarno menjadi penguasa Parlemen mutlak menyatakan akan melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen.

Ternyata tidak juga mampu melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen dan dengan pola refresif mengekang kehidupan bermasyarakat atau cenderung diktator.

Karena balas budi Orde baru berkiblat ke demokrasi liberal dan  juga dibantu pendanaan pembangunan oleh kaki tangan IMF melalui negara donor IGGI yang di komandoi oleh Belanda sehingga ideology Pancasila sangat di pengaruhi oleh system demokrasi liberal, faham yang bertentangan dengan ideology Pancasila.

Sejarah bangsa Indonesia setelah kemerdekaan adalah sejarah klaim terhadap Pancasila Pemerinatahan Orde Baru yang berkiblat dengan demokrasi liberal menyatakan menjalankan Pancasila secara murni dan konsekuen.

Namun setelah 32 tahun masa pemerintahannya dengan jargon melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen, tiba pula ujungnya tumbang oleh reformasi.

Dan apa yang dikatakan oleh gerakan reformasi? Bahwa Orde Baru telah menyimpangkan dari falsafah negara Pancasila. Bagaimanakah dengan rezim di era reformasi terkhusus pada pemerintahan Jokowi, apakah tidak menyimpang dari falsafah negara Pancasila.

Situasi politik dunia saat ini di pengaruhi oleh berkembangnya faham radikal mengatasnamakan Islam dan sangat berpengaruh dengan politik global.

Amerika dan sekutunya menggunakan isu Islam Radikal ketika berhubungan dengan negara lain. Mau tidak mau Indonesia harus meng akomodir isu tersebut tersebut karena ketergantungan ekonomi. Organisasi yang begitu intensif menentang Zionis dan kepentingan Amerika akan merasakan dampaknya terutama organisasi berbasis Islam.

Hizbut Tahir Indonesia salah satu yang sangat tidak di sukai oleh barat karena HTI menginginkan khilafah menjadi model pemerintahan yang ideal. Anti riba dan menentang ekonomi liberal yang akan berdampak pada Geosentris ekonomi Amerika.

Pertentangan antar organisasi Islam di Indonesia sangat di harapkan oleh Zionis dan Amerika karena secara signifikan Indonesia adalah negara Muslim terbesar di Dunia yang menjadi kiblat negara – negara muslim di dunia.

Indonesia adalah salah satu negara besar di Asia namun rentan terhadap situsi politis dunia karena ketergantungan ekonomi dan pertahanan kepada negara lain dan ditambah lagi hampir 30% APBD dan APBN di gerus oleh badai korupsi oknum – oknum Kepala Daerah,  pejabat negara dan  oknum kalangan legislative.

Opini: Fery Kurniawan Tim Redaksi

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Admin Transformasinews.com