
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Kisruhnya Partai Golkar di pusat dan kegiatan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Sumsel ternyata dimanfaatkan oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan.
Modusnya, dengan mengaku sebagai keluarga Ketua DPD Golkar Sumsel, Alex Noerdin dan berjanji bisa membantu para bakal calon untuk menjadi calon dari Partai Golkar Sumsel.
Salah satu korbannya adalah seorang anggota DPRD di daerah yang ingin menjadi wakil bupati yakni Irn.
Menurut Irn kepada wartawan, dia sempat ditelepon seorang wanita yang bernama Lusi dan mengaku kalau dia masih ipar dari Alex Noerdin.
“Wanita tersebut mengaku keluarga dekat pak Alex dan dia menelpon saya kalau bisa membantu untuk menjadi wakil bupati. Untuk meyakinkan saya, wanita yang bernama Lusi itu juga mengatakan kalau anaknya sangat dengan pak Alex,” kata Irn.
Bahkan wanita itu juga mengaku kalau dia dekat dengan orang-orang Golkar dari kubu Agung Laksono. Sehingga siap menjamin Irn agar terpilih jadi wakil bupati. “Gaya bicaranya cukup meyakinkan,” ungkap tokoh pemuda di Kabupaten PALI ini.
Dia mengakui, sempat memberi ‘sesuatu’ kepada wanita itu sebagai imbalan atas bantuannya. “Adalah pokoknya tapi tidak besar,” kata Irn agak malu-malu.
Namun hingga kini Irn belum sekalipun bertemu. Mereka berkomunikasi hanya lewat handpone saja.
Sementara Ketua DPD Golkar yang juga Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menghimbau kepada siapa saja yang maju dalam Pilkada di 7 kabupaten/ Kota dapat lebih berhati-hati. Jangan sampai termakan omongan oknum yang mengaku sanak keluarga orang nomor satu di Sumsel tersebut.
Alex menegaskan, pihaknya tidak membenarkan adanya sanak keluarganya menjadi ‘calo’ politik untuk mendapatkan dukungan dari dirinya.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan orang-orang atau oknum yang berniat mencari untung semata.
“Itu tidak mungkinlah,” tegasnya saat ditemui, Griya Agung, Selasa (14/4) malam.
Kalaupun ada peserta yang termakan dengan omongan oknum tersebut maka itu kesalahan sendiri. Sehingga dia tidak bertanggungjawab terhadap semua yang berkaitan dengan hal tersebut.
Dia menambahkan, dirinya hanya memberikan dukungan kepada para calon yang benar-benar mempunyai kemampuan dan kompeten.
“Kalau ada yang termakan omongan itu salah sendiri. Dukungan dari saya pastinnya objektif bukan karena sanak keluarga,” tegasnya.
sumber:[RMOL/AR]
