Muzakir Ragu Maju Bersama Herman Deru

Muzakir Ragu Maju Bersama Herman Deru
Keterangan Gambar : Herman Derus Yang Terus Melakukan Safari Politik, Termasuk di Wilayah Muara Enim

TRANSFORMASINEWS.COM, MUARA ENIM. Tampaknya setelah dua periode menjabat Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar mulai melirik peluang dalam pencalonan sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Beberapa Bakal Calon Gubernur Sumsel telah berkomunikasi diantaranya, Herman Deru, Syahrial Oesman, dan juga Ishak Mekki. Mereka mengajaknya jadi calon wakil gubernur (cawagub). ”Sudah banyak yang mengajak saya untuk berpasangan. Waktu itu pak Syahrial Oesman juga mengajak saya untuk berpasangan dengan dia,” kata Muzakir saat diwawancarai di Kantor DPD Partai Golkar Muara Enim, Kamis (16/2).

 

Menurutnya, siapa saja yang mengajaknya berduet, dia tidak akan menolak. Termasuk jika Herman Deru, mantan Bupati OKU Timur, jika ia benar-benar serius mengajaknya. Namun semuanya ada mekanisme yang harus dilalui, “Sampai sekarang Deru belum ada komunikasi lagi dengan saya,” jelasnya. Tentu saja Muzakir sangat berhati-hati sebab sebagai loyalis Alex tentu membuatnya cukup dilema menghadapi semua ini, karena jika Alex memiliki calon sendiri. Dia berharap pelaksanaan Pilkada Sumsel 2018 mengedepankan demokrasi sehingga tidak terkesan jor joran.

Berita yang beredar desakan agar Ketua DPD Partai Golkar Muara Enim ini berpasangan dengan Herman Deru pada Pilkada Sumsel 2018 semakin menguat. Tapi, kali ini desakan itu dari Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golkar Muara Enim. ”Sebagai Wantim dan sekaligus sesepuh Partai Golkar Muara Enim kami sangat mendukung jika pak Muzakir Sai Sohar bersedia mencalonkan diri sebagai kandidat Cawagub berpasangan dengan Herman Deru,” jelas Wantim DPD Partai Golkar Muara Enim Fideraini.

Menurutnya, desakan dilakukan Watim mempunyai asalan tersendiri. Di antaranya, pada Pilkada Sumsel lalu, pasangan Deru menduduki posisi kedua perolehan suaranya setelah pasangan Alex Noerdin pada pilkada 2013 lalu. Selain itu, lanjutnya, Muzakir merupakan kader Partai Golkar potensial menjadi cawagub. Karena hingga saat ini, belum terlihat kader Partai Golkar Sumsel lainnya akan mencalonkan diri baik sebagai cagub maupun cawagub.

”Kami yakin, jika Muzakir berduet dengan Deru, Insya Allah mendapatkan dukungan masyarakat Sumsel,” tegasnya. Karena duet tersebut telah merangkul dua golongan kekuatan daerah di Sumsel. Yakni perpaduan antara Basemah dan Komering, tentu duet ini sangat luar biasa.

Deru Menyambut Baik

Terkait dengan desakan yang dilontarkan kader Partai Golkar Muara Enim M Aminullah, Solihin, Adi Zulistian, dan Wantim DPD Partai Golkar Muara Enim Fideraini. Mereka menghendaki Muzakir berpasangan dengan Herman Deru.  Mendengar isu dan pernyataan tersebut, Herman Deru yang sempat dimintai tanggapannya beberapa waktu lalu menyambut positif keinginan kader Partai Golkar Muara Enim tersebut.

”Saya berterima kasih kepada teman teman kader Partai Golkar Muara Enim. Langkah personal yang saya bangun selama ini dalam menyikapi Pilkada Gubernur Sumsel ke depan, ternyata diam-diam mendapat apresiasi oleh teman-teman keluarga besar Partai Golkar di daerah, khususnya di Kabupaten Muara Enim,” jelas Deru.

Dia menilai, kader partai Golkar Muara Enim mempunyai pemikiran yang cukup maju. Untuk itu dia menyambut baik keinginan kader Partai Golkar Muara Enim. Meskipun di dalam Partai Golkar ada mekanisme yang ditetapkan partai.

”Jika pak Muzakir Sai Sohar secara individu maupun perseorangan saya kira tidak ada masalah. Namun jika atas nama lembaga Partai Golkar tentunya harus ada mekanisme dan tahapan yang harus dilalui,” jelasnya.

Deru menilai langkah yang dilakukannya selama ini ternyata mendapatkan apresiasi dari kader Partai Golkar di daerah.”Saya melihat pandangan teman-teman partai Golkar Muara Enim cukup luas. Mungkin tanpa kita ketahui, mereka mempunyai alasan tersendiri. Bisa saja penilaian yang mereka lakukan dari popularitas, kapabelitas maupun lainnya,” katanya.

Dia mengibaratkan, apa yang dilakukan kader Golkar Muara Enim bukanlah hal yang sederhana. Melainkan di dalamnya bisa menimbulkan goncangan bagi kader Partai Golkar lainnya di daerah lain di luar Muara Enim. Ketika ditanya lagi, apakah dia benar benar akan bergandengan dengan Muzakir Sai Sohar?, dia memberikan jawaban singkat. “Semua kemungkinan bisa terjadi. Apalagi pak Muzakir sahabat lama saya sejak dari orang tua saya,” pungkasnya.

Sumber:Sumseline.com,

Posted by: Admin Transformasinews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.