Pejabat Empat Lawang Rame-rame ke Jakarta

TRANSFORMASINEWS, EMPAT LAWANG. Pacsa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri (HBA) dan istrinya Suzanna Budi Antoni (SBA) sebagai tersangka, aktivitas pegawai bekerja di Komplek Perkantoran Pemkab Empat Lawang, Jumat (3/7), masih seperti biasa.

Tampak tidak ada pengaruh terhadap kerja pegawai dengan penetapan status tersangka kepada pejabat nomor satu di kabupaten dengan slogan Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini.

Bupati Empat Lawang,  HBA belum terlihat di kantornya, namun Wakil Bupati, Syahril Hanafiah dan Sekretaris Pemerintah Kabupaten (Sespemkab) Empat Lawang, Burhansyah dan pejabat lainnya terlihat ngantor.

Informasi yang diperoleh, Bupati  HBA masih berada di Jakarta. Selain itu, ada beberapa pejabat yang berangkat ke Jakarta menemui pejabat nomor satu di jajaran Pemkab Empat Lawang itu.

Kendaraan sepeda motor masih terlihat banyak di halaman parkir komplek perkantoran itu, dan beberapa mobil dinas termasuk kendaraan dinas wabup dan sespemkab.

Copot Budi Antoni, Pemprov Tinggal Tunggu Perintah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel masih menunggu proses hukum selanjutnya atas Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Alufri setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Budi Antoni Alufri sebagai tersangka suap sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami masih menunggu perkembangannya. Karena, ini sudah ditetapkan oleh KPK. Beliau (HBA) juga tidak langsung dicopot, dan juga masih memimpin. Nanti, kalau sudah ada penahanan atau ikrah baru dicopot. Selama belum ada keputusan, beliau masih menjabat bupati,” tegas Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki saat ditemui, Pemprov Sumsel, Jumat (3/7).

Mengenai jalannya pemerintahan di Kabupaten Empat Lawang Ishak Mekki menjelaskan, kondisi pemerintahan di Kabupaten tersebut masih berjalan dengan normal seperti biasanya. Tugas-tugas yang tidak terlalu pokok dapat dilaksanakan para pembantu bupati.

“Kalau jalannya pemerintahan ada Asisten, Sekda,” kata Wagub singkat.

Wabup Empat Lawang Pastikan HBA Kooperatif

 Wakil Bupati Empat Lawang, Syahril Hanafiah mengaku telah bertemu Bupati Empat Lawang, H. Budi Antoni Aljufri (HBA) di Jakarta usai ditetapkan sebagai tersangka.

Ketika berbincang dengan sejumlah wartawan di ruang kerjanya di Tebingtinggi, Jum’at (3/7), Syahril mengatakan, Bupati HBA akan kooperatif mengikuti proses hukum, termasuk juga dirinya akan kooperatif jika dipanggil KPK nantinya.

“Kami semua berharap Pak Bupati selalu sehat dan selamat,” kata Syahril yang pernah menjabat Kadis Pendidikan Lahat ini.

Syahril meminta semuanya harus berpegang teguh pada asas praduga tak bersalah sampai ada keputusan tetap. “Walaupun seperti itu, beliau tetap mempertahankan hak,”pungkasnya.

Budi Antoni dan Istri Belum Masuk Daftar Cekal Imigrasi

BUPATI BUDI ANTONI/ RMOLSUMSEL

Pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan H Budi Antoni Al Jufri (HBA) sebagai tersangka suap sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), Kantor Imigrasi Palembang belum melakukan pencegahan, agar yang bersangkutan tidak ke luar negeri.

Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Palembang, Jompang kepada wartawan mengatakan, baik itu Budi Antoni (HBA) maupun sang istri, Suzana Budi Antoni masih dapat melakukan perjalanan ke luar negeri kapan pun.

“Dalam sistem tidak terdaftar. Tidak ada pencekalan. Kami tidak diminta. (HBA dan istri) kalau mau pergi silahkan,” ungkapnya saat ditemui, Kantor Imigrasi Palembang, Jumat (3/7).

Dia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pusat. Apabila, ada pihak tertentu yang akan dilakukan pencegahan ke luar negeri.

“Kami selalu komunikasi. Setiap informasi akan langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya.

SUMBER:[Laporan: Andi Syahrial/Aan Wahyudi/RMOL/AR