
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG -– Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet, Rizal Abdullah yang ditahan Korupsi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis malam (12/3), ternyata sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Rizal yang berstatus Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel itu meminta pensiun dini ke Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.
Saat ditemui usai sosialisasi Peraturan Bersama tentang Tata Cara Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan, di Kantor Gubernur Sumsel Jalan Kapten A Rivai Palembang, Jumat (13/3), Alex mengungkapkan rencana Rizal tersebut ke media massa.
“Beliau sudah mengajukan pensiun dini. Tidak ada masalah tentang itu. Karena pensiun dini ada persyaratannya. Misal, sudah sekian tahun mengabdi dan seterusnya. Beliau sudah memenuhi syarat tersebut,” kata Alex.
Pengunduran diri Rizal dianggap Alex tak akan mempengaruhi kerja Dinas PU BM Sumsel, apalagi mempersiapkan Asian Games tahun 2018. Namun Alex belum membicarakan lebih rinci tentang calon pengganti Rizal di Dinas PU BM Sumsel.
“Sebenarnya, siapapun itu, kami sudah siap. Selalu ada lapis kedua,” ucap Gubernur dua periode ini.
Alex mengungkapkan sendiri sudah bertemu dengan Rizal. Beberapa hal ia sampaikan kepada Ketua Komite PSSI Sumsel tersebut. Namun dirinya tak membeberkan perihal pertemuan tersebut. Alex mengaku hanya memberi sebuah wejangan kepada Rizal.
“Saya sudah bertemu dengan RA. Kasih wejangan tapi (isinya) rahasia. Karena memang sudah dari dulu seperti itu, bukan sekarang saja,” tegasnya. Rizal memang menjadi staf yang dikenal loyal terhadap Alex. Bahkan saat sang Gubernur masih menjabat Bupati di Musi Banyuasin (Muba).
Menurut Alex, dirinya dan beberapa staf lain kehilangan Rizal. Sebab di matanya Rizal merupakan salah satu staf terbaik yang ia miliki. Suksesnya SEA Games tahun 2011 di Palembang berkat peran serta Rizal. Meski pada akhirnya pembangunan Wisma Atlet menjerat pria yang juga Ketua Komite PSSI Sumsel tersebut.
“Kami merasakan kehilangan banyak. Ia berperan penting saat persiapan SEA Games. Salah satu tim kami yang luar biasa. Kami sangat sayangkan, dan saya pribadi merasa prihatin. Ia juga salah satu staf terbaik saya, beliau sudah ikut saya sejak lama, mulai dari Muba dulu. Tapi ini baru praduga tak bersalah, sebelum dibuktikan di pengadilan nanti,” tegas Alex.
Tak sekedar itu, Alex menganggap Rizal merupakan seseorang yang bekerja dengan disiplin dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaan. Lebih lanjut kata Alex, dirinya enggan mengomentari perkara yang menjerat Rizal Abdullah. Alasannya, mendinginkan suasana dan demi menjaga perasaan keluarga.
“Saya memang dari kemarin belum mau kasih komentar. Coba bayangkan saudara-saudara sekalian. Gambar beliau itu di headline, di mana-mana. Bagaimana perasaan keluarga. Kami dinginkan dulu baru diberikan komentar nanti. Tapi pada intinya, saya sangat respect terhadap beliau. Ia adalah seorang yang profesional, berdedikasi tinggi, disiplin dan pekerja keras,” paparnya.
Sumber:SRIPOKU.COM
