
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Tidak semua wanita memiliki nasib yang baik. Seperti yang kini dialami oleh Karyati, kini dirinya telah bebadan dua dengan usia lima bulan lantaran di rudapaksa oleh adik majikannya. Wanita yang berprofesi babysitter
itu kini mencari keadilan.
Hilang harapan dan hancur hati Krt (18) warga Jalan Marga Jaya, RT/10, RW/5, Kelurahan Muncak Kabau, Kecamatan Bangsa Raja, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kota Palembang, mendatangi SPKT Polresta Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya itu, Rabu 5 November 2014.
Karyati mengaku pada petugas, bahwa dirinya telah menjadi korban perkosaan oleh Davin, warga Kemang Manis Lorong Nanas RT 11 Kelurahan Kemang Manis Kecamatan Ilir Barat II, yang tidak lain adik majikan Karyati bekerja sebagai babysitter di rumah kakaknya, Kirey. Hanya saja waktu itu rumah daripada Kirey yang ada di kawasan Jalan
Puncak Sekuning tengah direhab. Maka keluarga Kirey termasuk Karyatia ikut diboyong untuk pindah sementara ke rumah David, di Jalan Kemang Manis Lorong Nanas RT 11/RW IV Kelurahan Kemang Manis Kecamatan Ilis Barat II, Palembang.
Dalam laporan Karyati, ia menjelaskan, semula saat dirinya diminta untuk memijat oleh adik majikannya tersebut (David) pada bulan Mei lalu sekitar pukul 08:00 di rumah adik majikannya itu.
Lantaran adik dari majikan sendiri Karyatu pun tidak menaruh curiga sedikit pun. Namun dirinya terkejut saat hendak memijitnya. Pasalnya David saat itu berada di dalam kamar sudah terbilang telanjang bulat
karena hanya menggunakan under wear-nya saja.
Kamar tersebut memang dibuat khusus untuk terapi oleh David. Bahkan ruangan tersebut tampak gelap karena David mematikan lampunya, dan dia hanya menyalakan lampu yang remang-remang.
Karyati yang saat itu merasa risih, meminta pada David agar mengenakan pakaiannya. Namun, adik majikannya itu tidak menghiraukannya dan ia memaksa Karyati agar segera memijitinya.
Karena situasi kediaman David saat itu sepi, muncul niat untuk menyetubuhinya. Ditengah dirinya memijit, David memberikan segelas air putih kepadanya agar diminum dulu. Diduga minuman tersebut sudah diberi campuran obat tidur.
Karyati yang terbilang gadis polos, ia pun menenggak minuman tersebut dengan tanpa henti. Al hasil Karyati pun mulai merasakan kantuk yang sangat kuat hingga dirinya pun tertidur dengan kondisi tidak sadarkan diri.
Wanita malang itu pun terbaring tanpa ada kesadaran sedikit pun. Karyati mengaku tidak tahu apa yang telah diperbuat David pasca dirinya terlelap selama tidur. Yang ia ketahui bahwa ketika dirinya sadar hari sudah beralih pagi.
Lebih mengenaskan lagi, ternyata wanita asal Kelurahan Muncak Kabau itu merasakan bagian alat vitalnya terasa kesakitan dan tanpa mengenak celana dalamnya.
Dituturkan Karyati, adiknya yang juga tinggal di rumah majikannya itu mengaku akan dibuatnya sengsara.
“Saya tolak. Dia ancam saya, jika tidak mau adik saya yang bekerja ditempatnya akan dirusak. Jadi saya turuti, hingga saya hamil. Dia sudah tiga kali melakukan ini,” beber Karyati yang kini telah mengandung 5 bulan.
Dengan perasaan sedih dan digelayuti berjuta tanya, akhirnya Karyati pun mencoba memberanikan diri untuk menanyakan minuman yang semalam ia (David) berikan kepadanya hingga dirinya tak sadarkan diri. Bukan jawaban yang didapat Karyati, ia malah diancam oleh David.
“Dia (David) tidak mengaku, tapi mengancam saya jika bertanya lagi, sambil berlaku kasar pada saya,” tutur Karyati dengan nada sedih.
Sejak kejadian itu Kinaya mengatakan terlambat datang bulan. Ia pun melakukan tes pack. Megatahui hasil tes packnya postif, Karyati pun sempat panik karena tahu dirinya saat itu sudah hamil.
Tampaknya mendung kelabu masih menggelayut diatas nasib si Karyati, pasalnya dua hari setalah dirinya mendapat perlakuan tak senonoh dari David, adik majikannya itu meminta pada dirinya agar mau diajak
bersenggama lagi.
Karuan saja Karyati tidak mau menuruti nafsu bejat David. Namun nada ancaman kembali keluar dari mulut si David. Lantaran ancaman itu jua yang membuat Karyati harus menerima kenyataan pahit untuk yang kedua kalinya.
Dan Karyati pun dipaksa untuk melayani nafsu bejat David dengan cara membekap mulutnya.
Masih dikatakan Karyati, dirinya kembali menerima perlakuan tak senonoh yang ketiga kalinya. Dengan cara yang sadis, selain membungkam mulut Karyati, David juga menginkat tangannya. Setelah Karyati benar-benar tidak berdaya baru David melancarkan aksinya.
“Sejak kejadian perkosaan yang ketiga itu saya menghindar. Setelah rumah majikan selesai, kami pindah. Bahkan kami lebaran puasa kemarin saya berhenti dan pulang ke kampung halaman,” kata wanita bernasib tragis itu.
Dengan perasaan malu lantaran aib yang menipanya, Karyati pun berharap pada petugas kepolisian agar david segera ditangkap dan mempertanggunjawabkan perbuatan di hadapan hukum.
Lebih jauh lagi Karyati agar polisi berlaku adil, meskipun ia tahu kalau David adalah orang yang berada (orang kaya).
Menurut informasi, David yang dilaporkan sebagai pelaku pemerkosaan ternyata salah seorang owner show room mobil yang terkenal di kawasan Jalan Veteran Palembang.
“Dia (David) itu bos show room. Saya minta polisi menangkapnya,” ungkap Karyati, Rabu 5 November 2014.
Karyati mengaku bahwa sebelumnya dirinya telah meminta pada David agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun, David enggan mengabulkannya. Meski demikian, Karyati akan berupaya tetap melahirkan anak yang dikandungnya hasil perkosaan itu.
“Saya cuma minta tanggung jawab. Itu saja. Sekarang saya sudah kesal dan lapor ke polisi karena dia tidak mau,” katanya.
Sementara itu Kanit PPA Polresta Palembang, Ipda Imelda Rahcmat saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban (Karyati) dan tertera dalam LP/ B-2823/ X/ 2014/ Sumsel/ Resta.
“Laporan korban sudah kita terima dan keterangan korban sudah diambil untuk segera ditindaklanjuti,” paparnya.
Atas laporan Karyati pihak polisi pun melakukan pemanggilan terhadap owner show room mobil itu. Namun saat dikonfirmasi, David yang diduga melakukan pemerkosaan itu membantah. Bahkan dirinya beranggapan bahwa apa yang dilaporkan oleh Karyati adalah sebuah fitnah yang sengaja ditujukan pada dirinya.
Dikatakan David, dia merasa tidak pernah melakukan hal tak senonoh itu. Itu hanya rekayasa omongan (Karyati) saja. David juga menilai, bahwa upaya Karyati adalah bermaksud untuk memeras dirinya, namun dengan cara-cara terselubung.
Anehnya, David membenarkan kalau dirinya memang pernah meminta pijat pada Karyati. Namun menurutnya lima pembantu yang bekerja di rumahnya pernah diminta untuk memijatnya.
“Itukan cuma pijit biasa saja, tidak ada hal yang aneh-anehlah,” kilahnya.
Lantaran tuduhan miring itu, David mengatakan, dia siap membuktikan apakah anak itu hasil perbuatannya melalui tes DNA. Namun bila tidak benar pihaknya akan melaporkan balik Karyati terkait perbuatan tidak
menyenangkan.
“Kita akan lakukan proses hukumnya saja,” ujarnya.
Sumber: (AksaraKata.com)