TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Kasus dugaan pemerkosaan, yang dilaporkan Karyati (18) terhadap David yang merupakan bos Showroom mobil terus bergulir.
Setelah sebelumnya menjalani tes DNA di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang beberapa waktu lalu, kini Polisi akhirnya mendapatkan hasil tes tersebut.
Informasi yang dihimpun, hasil tes tersebut menyebutkan jika anak yang telah dilahirkan Karyati ternyata tak berasal dari darah daging David yang menjadi terlapor. Melainkan hasil hubungan gelap karyati dengan orang lain.
“Memang hasil tes DNAnya telah kami terima, sekarang masih proses penyelidikan” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi, Minggu (16/8).
Dengan keluarnya hasil DNA tersebut, selanjutnya Polisi dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.
” Terlapor juga telah melapor pencemaran nama baik di Polda Sumsel,” jelas Suryadi.
Sekedar mengingatkan, Karyati (18), warga Jalan Marga Jaya Rt10, RW005, Kelurahan Muncak Kabau Kecamatan Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur, sebelumnya melaporkan majikannya sendiri bernama David yang diketahui sebagai Bos Showroom Sukses Mobilindo, ke Polresta Palembang, pada Rabu 5 November 2014 lalu.
Karyati saat itu mengaku menjadi korban pemerkosaan oleh David hingga hamil lima bulan.
Dari laporan Karyati LP/B-2823/X/2014/Resta/Sumsel, peristiwa miris itu berawal, pada pertengahan Mei 2014, Karyati yang bekerja dikediaman David di Jalan Kemang Manis, Lrg Nanas RT11 Rw4 Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB II memintanya untuk memijatnya didalam sebuah ruangan didalam rumah.
Rupanya, situasi kediaman pelaku yang saat itu sepi, muncul niat untuk menyetubuhi Karyati. Dengan dibawah ancaman David menyetubuhi korban.
“Saya diajak masuk ke dalam ruangan. Waktu itu majikan saya minta pijet. Pas saya pijet, majikan saya itu tidak memakai baju, saya diberikan minuman hingga tak sadarkan diri,” kata KY, ketika melapor di Polresta Palembang, Rabu 5 November 2014.
Setelah pihak keluarga dapat informasi tentang adanya hasil Tes DNA sudah keluar dan telah mendapatkan SP2HP No.B/2351-b/VIII/2015/Reskrim Tgl.11 Agustus 2015 dari Penyidik Polresta Palembang Hari jum’at (14/08/15) yang menerima Ir.Amrizal Aroni, M.Si yang merupakan perwakilan keluarga Karyati.
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan Analisa terhadap seluruh profil DNA dari sample barang bukti telah dapat dibuktikan secara ilmiah dan tidak terbantahkan secara genetik bahwa DAVID Alias HUANG CHIN YU BUKAN AYAH BIOLOGIS dari JS. Hal tersebut berdasarkan surat yang dikirim tanggal 28 Juli 2015 dari Ka Lab DNA Polri yang dikirim kepada Kabiddokes Polda Sumsel dan selajutnya diterima oleh Penyidik Polresta Palembang tanggal. 6 Agustus 2015.
Menurut Karyati setelah mengetahui hasil Tes DNA tersebut dia sangat terkejut dan shok, berdasarkan pengakuan yang telah disampaikan ke penyidik Polresta palembang dan disampaikan kekuluarga bahwa tidak ada laki-laki lain yang berhubungan dengannya selain DAVID yang melakukan dengan cara memberi air minum sehingga membuat dirinya tidak sadarkan diri, saat tersadar tubuhnya tidak lagi berpakian dan pada kesempatan lain dilakukan dengan cara paksa serta ancaman.
Karyati tetap akan mencari keadilan walaupun harus melakukan Tes DNA secara Pribadi maupun minta pihak Mabes Polri untuk melakukan tes DNA Ulang secara terbuka dan transfaran, tidak menutup kemungkinan ada kesalahan dalam memproses atau salah membaca analisa hasil tes DNA tersebut atau ada dugaan salah dalam membaca dan dalam pengtikan, karyati siap menghadapi segala resiko yang timbul kemudian hari apabila dilakukan tes DNA kembali secara Transfaran maupun dari hasil tes DNA yang dilakukan secara Indevenden.
Pihak keluarga akan terus berupaya mencari keadilan/kebenaran walaupun proses cukup panjang, dalam waktu dekat akan minta bantuan ke KOMNAS HAM, KPAI dan LBH termasuk minta bantuan terhadap Tokoh sumsel yang ada di Jakarta untuk mengungkap kasus pemerkosaan dan memastikan Bapak Biologis dari JS diduga kuat adalah DAVID Berdasarkan pengakuan Karyati.
Menurut Amrizal Aroni selaku Ketua LSM-INDOMAN dan/atau selaku perwakilan keluarga, bahwa hasil dari tes DNA tersebut sangat diragukan, kalau merujuk pengakuan Karyati bahwa tidak ada laki-laki lain yang pernah meniduri Karyati selain DAVID maka patut diduga hasil tes DNA tersebut ada kesalahan dalam Proses atau dalam pembacaan analisa, maka harus diteliti kembali maupun tes DNA ulang baik melalui Rumah Sakit Mabes Polri maupun melalui Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sebagai Pembanding untuk memastikan apakah benar hasil Tes DNA yang telah dikelurkan Rumah Sakit Mabes Polri memangbenar adanya.
Kalau kita liat dibeberapa kasus pengungkapan tentang identitas orang baik yang sudah meninggal (Terbakar Hangus, potongan anggota tubuh yang terpisah/ membusuk masih bisa diungkap melalui Tes DNA) sementara kasus karyati tidak terbukti, kalau dari pemeriksaan tes yang diperiksa Golongan Darah DAVID (B) Golongan Darah Karyati (A) sedangkan anaknya JS Golongan Darah (A). Padahal ini menyangkut tentang kepastian Identitas JS berdasarkan pengakuan karyati jelas David sebagai bapak biologisnya, kecuali kalau ada unsur lain sehingga mempengaruhi hasil Tes DNA Negatif sesuai hasil yang diterima.Ujar Amrizal.
Laporan: Jie YK Putra/sri/Amrizal Aroni
Sumber: RMOL/Transformasi
Posted by: Amrizal Aroni
