DAVID “Bos Show Room Sukses Mobilindo” Tantang Tes DNA

Dituduh Menghamili Babysitter, David Minta Tes DNA
  Untung SH MH, pengacara Davidfoto:SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO

TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang baby sitter terus berlanjut. Perkembangan terbaru, Bos showroom Sukses Mobilindo, David (36) menantang pelapor Karyati (21), untuk melakukan tes DNA untuk memastikan anak siapa yang dikandung mantan pembantunya itu. “Kami minta pihak Kepolisian secepatnya melakukan tes DNA untuk membuktikan. Apakah benar saya melakukan pemerkosaan terhadap si Karyati itu sehingga membuatnya hamil,” cetus David kepada Sumeks Online, Sabtu (6/12).

Menurutnya, tes DNA tidak harus menunggu bayi lahir, namun pada usia janin lima bulan tes DNA  bisa dilakukan, dan pihaknya telah menghubungi rumah sakit yang bisa melaksanakan tes tersebut. “Saya siap membiayai pelaksanaan tes DNA, jangan sampai ada alasan si Karyati ini, tidak ada biaya.  Saya mendapatkan informasi dari RS Bhayangkara tes DNA sudah bisa dilakukan meski janin masih dalam kandungan,”  cetus David.

Namun David menuding hingga saat ini Karyati yang dikabarkan tengah mengandung tidak mau melakukan tes DNA. “Kami sudah tawarkan kepada Karyati. Jika benar saya melakukan pemerkosaan kita lakukan tes secepat mungkin.  Soal biaya saya semua yang tanggung,”  terangnya.

Sementara, Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasatreskrim Kompol Suryadi menyatakan, saat ini pihaknya masih melanjutkan proses penyelidikan terhadap kasus pelecehan seksual tersebut. “Kami masih melakukan proses pemeriksaan dan kami akan mempasilitasi pihak terlapor dan pelapor untuk melakukan tes DNA,”  tegasnya.

Ditambahkanya, hingga saat ini pihak pelapor belum bisa memberikan kepastian apakah mereka sudah siap menjalani tes ini. “Kami akan lakukan Tes DNA untuk melengkapi bukti berkas perkara,”  ungkapnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, menurut Karyati, peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi bulan Mei 2014 di rumah David di Kecamatan Ilir Barat II, Palembang. Dengan modus majikannya tersebut sering minta dipijat. Pada saat itulah Karyati dipaksa melakukan hubungan intim.

Sumber: (Sumex.co.id)