SBY: Mohon Maaf Kalau Belum Puaskan Prajurit

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai inspektur upacara dalam puncak peringatan HUT TNI ke-69 di Dermaga Ujung, Makoarmatim Surabaya, Selasa (7/10/2014).

TRANSFORMASINEWS, SURABAYA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai inspektur upacara dalam puncak peringatan HUT TNI ke-69 di Dermaga Ujung, Makoarmatim Surabaya, Selasa (7/10/2014).

Dalam sambutannya, SBY mengatakan bahwa sejak tahun 1998, TNI telah sungguh-sungguh melakukan reformasi internalnya.

“Terima kasih atas perannya dalam proses panjang 16 tahun reformasi. TNI telah kembali ke jatidirinya yaitu menjaga kedaulatan dan integritas wilayah NKRI. Netralitas pada pileg dan pilpres, menjadi salah satu bukti pelaksanaan reformasi TNI,” tegasnya.

SBY juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada jajaran TNI/Polri yang berhasil mengamankan pilpres lalu, sehingga berjalan damai.

“Bagi saya pribadi terasa sangat istimewa, karena peringatan HUT TNI ke-69 ini adalah terakhir kali dalam masa jabatan saya. Ke depan, saya harap TNI meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit TNI kemanapun kalian bertugas, pertahankan kemanunggalan dengan rakyat, jadilah tentara rakyat dan tentara pejuang,” imbaunya.

SBY juga memohon maaf, apabila ada kebijakannya selama memimpin dalam dua periode (10 tahun) belum bisa memuaskan prajurit.

“Saya telah bekerja keras dan berbuat yang terbaik untuk mengembalikan kejayaan TNI, bukan hanya TNI yang kuat tapi ditakuti lawan, disegani kawan dan dicintai rakyatnya,” tuturnya.

Sumber:  [beritajatim/INILAH.COM