
TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Setelah cukup lama ditunggu-tunggu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Widodo MPd akhirnya tiba di Mapolda Sumsel guna memenuhi panggilan penyidik terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar di instansi yang dipimpinnya.
“Saya baru pulang dari Jakarta, menghadiri rapat terkait UN (Ujian Nasional),” katanya setiba di Mapolda Sumsel, Rabu (26/7/2017) pukul 17.30 WIB.
Sebelum masuk ke ruangan penyidik Unit IV Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Widodo terlihat turun dari mobil pribadinya BG 1760 MQ.
Seperti biasa, ia langsung melemparkan senyumnya ke awak media yang sudah menunggu sejak pagi.
Saat ditanya soal kasus yang menjerat anak buahnya yang kini tiga orang dijadikan tersangka?
Widodo kembali menegaskan kalau sejak awal sudah mewanti-wanti agar jangan mengambil keuntungan apapun dari tugas yang sudah seharusnya mereka jalankan.
“Saya sudah wanti-wanti, jangan, jangan jangan. Saya tidak tahu kalau begitu, padahal sudah wanti-wanti jangan seperti itu,” katanya.

Usai menjalani pemeriksaan sekitar 2 jam setengah, Widodo keluar dari ruang penyidik.
Ia mengaku kedatangannya ke Polda Sumsel sebagai saksi, guna memperjelas status empat anak buahnya yang kini ditetapkan sebagai tersangka.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (Pengrov PRSI) Sumsel ini pun menyatakan ada 33 pertanyaan dari penyidik yang dijawabnya
“Semua pertanyaan itu berkaitan tentang kebijakan di Disdik. Kebetulan saya sebagai Kepala Dinas mengeluarkan surat edaran agar mengirimkan nomor rekening guru-guru yang telah menerima sertifikasinya, sehingga diketahui berapa yang sudah menerima dan belum.
Sebab sebelumnnya BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi) menanyakan hal tersebut, dan ini sudah dibuat surat edaran,” ucapnya.
Pantauan Sripoku.com, pemeriksaan para saksi ini dilakukan secara tertutup di ruangan Unit IV Subdit III Direktorat Reskrim Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel.
Sumber:Sripoku.com
Editor: Nurmuhammad
Posted by: Admin Transformasinews.com
