Eppy Mirza dan Eddy Hermanto Enggan Komentar

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Tim jaksa penyidik Kejagung RI, Kamis (18/5/2017) memeriksa empat mantan pejabat Pemprov Sumsel sebagai saksi dugaan korupsi dana hibah Sumsel tahun 2013 di Kejati Sumsel. Keempat saksi tersebut yakni, mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Sumsel, Eppy Mirza, mantan Sekda Sumsel, Yusri Effendi, mantan Asisten I Setda Sumsel (juga mantan Sekda Sumsel), Mukti Sulaiman dan mantan Asisten II Setda Sumsel, Eddy Hermanto.

Keempatnya diperiksa secara bersamaan oleh jaksa penyidik Kejagung di salah satu ruangan di lantai satu Gedung Kejati Sumsel. Dari keempat saksi, tampak Eppy Mirza, Mukti Sulaiman dan Eddy Hermanto yang lebih dulu selesai menjalani pemeriksaan. Sekitar pukul 15.00 WIB, ketiganya tampak secara begiliran keluar dari ruang pemeriksaan. Dari para saksi tersebut Eppy Mirza dan Eddy Hermanto yang enggan berkomentar saat ditanya soal pemeriksaan tersebut.

“Jangan-jangan,” ujar Eppy Mirza singkat sembari mengangkat tangannya lalu bergegas membuka pintu keluar meninggalkan Gedung Kejati Sumsel.

Hal senada dikatakan Eddy Hermanto, sembari berjalan keluar Gedung Kejati Sumsel Eddy enggan berkomentar banyak terkait pemeriksaan tersebut. “Sudah, sudahlah,” singkat Eddy Hermanto.

Sementara itu, Mukti Sulaiman menguatarkan, jika kedatangannya ke Kejati Sumsel untuk memenuhi panggilan jaksa penyidik Kejagung RI terkait dugaan kasus dana hibah.

“Bukan pengembangan kasus. Tapi ada kekurangan berkas seperti nomor surat dan SK. Dari itulah jaksa meminta kita melengkapinya. Dalam pemeriksaan tersebut, sebenarnya ada lima saksi tapi satu saksi yakni, Syamuil Chatib tidak hadir jadi hanya kami berempat yang menghadiri pemeriksaan itu,” tandasnya.

Pantauan di lapangan, dalam pemeriksaan tersebut untuk saksi Yusri Effendi tampak menjalani pemeriksaan hingga larut malam, sebab hingga pukul 18.30 WIB, Yusri Effendi belum juga keluar dari ruang pemeriksaan.

“Ya ada empat saksi yang diperiksa hari ini, tiga saksi sudah lebih dulu selesai, tinggal satu saksi lagi yang masih menjalani pemeriksaan hingga malam hari. Para saksi tersebut diperiksa terkait perkara dana hibah Sumsel,” ujar salah satu jaksa penyidik Kejagung RI.

Sementara itu, Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumsel, Hotma Hutadjulu membenarkan jika saat ini tim jaksa penyidik Kejagung RI memeriksa saksi terkait dugaan kasus dana hibah Sumsel tahun 2013 di Kejati Sumsel.

“Pemeriksaan para saksi tersebut telah dilakukan Kejagung sejak, Senin kemarin (15/5/2017) hingga besok (hari ini). Ini merupakan pemeriksaan lanjutan dugaan kasus dana hibah Sumsel. Terkait pemeriksaan tersebut, kami dari Kejati Sumsel hanya memfasilitasi tempat pemeriksaan. Sedangkan untuk pemeriksaan para saksi, semuanya dilakuakan tim jaksa penyidik dari Kejagung RI,” tandas Hotma.

Untuk diketahui, dalam perkara ini Kejagung RI telah menetapkan dua tersangka yang kini telah menjadi terdakwa dan masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Klas I A Palembang. Keduanya yakni; Kepala BPKAD Sumsel, Laonma PL Tobing dan mantan Kepala Badan Kesbangpol Sumsel, Ikwanudin.

Bahkan untuk mengungkap perkara ini, sebelumnya tim jaksa penyidik Kejagung RI juga telah memeriksa sejumlah saksi di Kejati Sumsel yang diantaranya; saksi dari Pemprov Sumsel, anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014 serta sejumlah saksi dari Ormas dan LSM.

Sumber: KoranSN(ded)

Posted by: Admin Transformasinews.com