Ketua MK Ditangkap, Jaksa Agung Jadikan Pelajaran

Jakarta – Jaksa Agung Basrief Arif prihatin atas penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (2/10/2013), karena disangka menerima suap dalam penanganan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan Lebak, Banten.

Menurut Basrief, penangkapan itu menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh pimpinan dan lembaga-lembaga tinggi negara dalam melaksanakan tugasnya kedepan.

Jaksa Agung Basrief Arif

Jaksa Agung Basrief Arif

“Ini merupakan suatu pembelajaran yang sangat berharga sekali. Bukan berarti kita senang teman ada musibah, tapi ini merupakan suatu hal yang memang harus kami lihat untuk pelaksanaan tugas kedepan,” katanya, Jumat (4/9/2013).

Terkait permasalahan korupsi, lanjut dia, suap dan gratifikasi merupakan suatu hal yang semestinya tidak boleh terjadi. Dia berharap agar kedepannya tidak terjadi lagi peristiwa yang sama.

“Pembelajaran itu tidak hanya ditujukan kepada para pimpinan lembaga negara, tapi juga para penyelenggara negara,” tambahnya. (inilah)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016