Swedia Kembali Tegaskan Sikapnya Akui Palestina Merdeka

Perdana Mentri Swedia Stefan Lofven
Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven bersama Presiden Palestina, Mahmoud Abbas Foto: Aljazeera.com

TRANSFORMASINEWS, Yerusalem, – Kedutaan Besar Swedia di Palestina pendudukan mengabarkan keputusan Stockholm untuk mengakui secara resmi negara merdeka Palestina pasca perundingan rezim Israel dengan Palestina.

Kantor berita Jerman, Deutsche Presse Agentur (DPA), Senin (6/10) melaporkan, Kedubes Swedia di Palestina pendudukan, Minggu (5/10) kemarin mengumumkan, pertentangan Israel dan Palestina hanya bisa diselesaikan dengan berdirinya dua negara merdeka dan perundingan terkait masalah ini, berdasarkan prinsip dan aturan internasional.

Pendirian negara merdeka Palestina memerlukan perhatian terhadap tuntutan rakyat Palestina terkait hak untuk menentukan nasib bangsa, keamanan dan menggelar perundingan bilateral dengan Israel, juga tekad dua pihak untuk hidup berdampingan dengan damai.

Dengan dipenuhinya syarat-syarat tersebut, Stockholm mengakui secara resmi negara merdeka Palestina.

Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven, Jumat (3/10) lalu dalam acara pelantikannya di Parlemen negara itu di Stockholm mengabarkan keputusan Swedia untuk mengakui secara resmi negara Palestina. Statemen ini mendapat sambutan dari pemerintah Palestina dan mendapat protes Israel.

Kementerian Luar Negeri Israel memprotes statemen Lofven dengan mengumumkan pemanggilan duta besar Swedia di Tel Aviv.

“Dubes Swedia di Tel Aviv kami panggil sebagai bentuk protes atas sikap terbaru negara itu,” ujar seorang pejabat Kementerian Israel.

Sumber:  Sayangi.com