PSSI Dikabarkan Pinang Pelatih Asal Jepang

TRANSFORMASINEWS.COM– Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dikabarkan sudah sepakat dengan pelatih asal Jepang untuk menangani tim nasional Indonesia.

Namun, tentu saja, yang akan ditangani pelatih asal Jepang tersebut bukan untuk menggantikan Shin Tae-yong di timnas pria. Pelatih asal Jepang tersebut akan menangani timnas putri Indonesia.

Kabar kerja sama antara PSSI dan pelatih Jepang ini diungkapkan oleh pengamat sepak bola Justinus Lhaksana. Pria yang karib disapa Coach Justin tersebut mendapat info tersebut saat berjumpa dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

“PSSI sudah meng-hire pelatih dari Jepang untuk mengangkat sepak bola wanita,” kata Justin, melalui kanal youtube Justinus Lhaksana seperti diberitakan bola.net.

Menurut Justin, kedatangan pelatih Jepang ini tak akan sampai membuat pelatih lokal tersingkir. Hal ini, sambung pria 56 tahun tersebut, karena pelatih asal Jepang tersebut tak akan membawa gerbong besar kepelatihannya.

“Pelatih Indonesia akan lebih terlibat karena ia hanya datang bersama asistennya,” ucap Justin.

Iklim sepak bola wanita di Indonesia sendiri saat ini memang masih perlu ditingkatkan lagi. Saat ini, praktis tidak ada wadah bagi para pesepak bola wanita untuk berkompetisi secara rutin.

Hal ini berdampak juga terhadap capaian timnas putri Indonesia. Saat ini, timnas putri Indonesia menempati peringkat 108 dunia.

Menurut Justin, dari informasi yang didapatkannya, PSSI akan menggelar kompetisi sepak bola wanita. Ada dua kategori dalam kompetisi tersebut.

“Meskipun belum ada kompetisi, ke depannya akan ada kompetisi,” sambungnya,” tutur Justin.

“Ada kategori di atas usia 18 tahun dan di bawah usia 18 tahun,” tutur sambungnya.

Lebih lanjut, Justin menegaskan bahwa sepak bola wanita memang perlu mendapat perhatian khusus. Pasalnya, sepak bola wanita di Indonesia perlu mengejar perkembangan sepak bola wanita di negara-negara lain.

“Sepak bola wanita ini penting karena di dunia sudah meroket. Nah, kita ini sudah ketinggalan,” kata Justin.

“Namun, sekali lagi, ini butuh waktu,” sambungnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →