Program Percha Nian Dinilai Lebih Prorakyat
TRANSFORMASINEWS, BATURAJA– JAUH hari sebelum santer digadang-gadang akan ikut dalam suksesi Pilkada di Kabupaten OKU, ternyata sosok Hj Percha Leanpuri sebagai anggota DPD RI ini begitu dikenal (Familier) dikalangan warga. Semua tahu dan mengenal Percha, mulai dari kalangan usia tua, remaja hingga anak-anak.
Tak ayal karena tingkat kepopulerannya ini jugalah, putri sulung Bupati OKU Timur H Herman Deru ini selalu dinantikan dan dielu-elukan warga OKU disetiap kehadirannya. Kondisi ini tidak bisa dipungkiri karena memang Hj Percha Leanpuri tidak membatasi gerak langkahnya untuk dapat bersilaturahmi dengan smua orang yang dijumpainya termasuk diantaranya dari kalangan lawan politik sekalipun.
Begitu bisanya Hj Percha Leanpuri menempatkan diri ini, secara tidak langsung membuka mata warga OKU, bahwa sosok pemimpin yang mereka idamkan untuk dapat membawa OKU Bangkit ini ternyata sudah didepan mata.
Tak jarang warga mengaku meskipun baru sekali berjumpa dengan Hj Percha Leanpuri, namun kesannya begitu terasa dihati, karena keramahan dan kedekatannya dengan smua orang termasuk dari remaja dan hingga anak-anak.
“Buk Percha kalo naik mobil dak pernah nutup kaco, malah dio sempat-sempatnyo melambaikan tangannyo. Kadang wong ni, ado yang jadi pemimpin atau pejabat pas naek mobil lewat pasar nutup kaco, boro-boro nak negor,” ucap Munah warga Pasar Lama Baturaja.
Kepopuleran Hj Percha dikalangan anak-anak juga membuktikan bahwa istri dr Syamsuddin Isac Suryamanggala ini jauh lebih dikenal. Seperti yang diungkapkan Rini salah seorang anak SD kelas 2 yang ketika ditannya siapa nama pejabat yang ia kenal di OKU, dia geleng kepala tanda tidak tahu.
Ketika ditannya Hj Percha Leanpuri mencalonkan diri menjadi apa, anak ini dengan sigap menjawab jadi Bupati. “Jadi Bupati,” teriak Rini. Dari segi program yang akan dijalankan Hj Percha sudah melakukan sejumlah trobosan diantaranya memberikan bantuan air bersih bagi warga yang kesulitan air dengan sistem diantar langsung ke pemukiman warga.
Begitu juga dengan (fogging) atau penyemprotan nyamuk sudah rutin dilakukannya. Termasuk juga sunatan masal bagi anak dari kalangan tidak mampu. Operasi bibir sumbing, bantuan kursi roda dan tongkat bagi penyandang cacat serta yang tidak kalah pentingnya kedepan akan diberikan santunan kematian sebesar 1,5 juta bagi warga yang meninggal dunia.
“Masyarakat sekarang tidak hanya butuh pembangunan fisik saja melainkan perlu sentuhan dari pemimpinnya,” ungkap Dirman, warga Peninjauan. Sementara itu Calon Bupati OKU Hj Percha Leanpuri ketika dimintai komentarnya terkait dengan program yang akan dijalankannya jika dipercaya menjadi Bupati OKU kembali menegaskan, dirinya akan melakukan pembangunan sesuai dengan selera rakyat bukan berdasarkan selera pemimpin. Agar pembangunan yang dilakukan tidak mubazir dan dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Pembangunan itu pada dasarnya ada dua, pembangunan yang terlihat tidak terasa, pembangunan yang terasa tidak terlihat. Nah yang akan saya lakukan jika nanti jadi pemimpin di OKU ini adalah membangun yang terlihat dan terasa bagi masyarakat,” ucapnya.
Hj Percha merinci sejumlah program yang diusungnya bersama dengan HM Nasir Agun, jika diberikan kepercayaan menjadi pemimpin di OKU lima tahun kedepan diantaranya memberikan santunan kematian, bedah rumah, bantuan modal usaha tanpa agunan, insentif bagi guru ngaji, peningkatan kesejahteraan pegawai, pemberian benih dan bibit karet bagi petani, kuliah gratis, membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi putra daerah serta sejumlah lainnya termasuk mengejar tercapainya Kota Baturaja menjadi kota Adipura.
“Saya ingin membangun daerah ini dengan melibatkan rakyat secara langsung. Saya tidak akan menjadikan rakyat sebagai penonton tanpa andil sedikitpun di dalam pembangunan,” pungkasnya.
Sumber:(oks)/Susana Cindy Novellia
Posted by Amrizal Aroni

