TRANSFORMASINEWS.COM, BATURAJA. Resah terkait kondisi jalan poros yang mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan, masyarakat Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Lengkiti Bersuara, mendatangi kantor Bupati OKU, Rabu (23/8) pagi.
Mereka menyuarakan rintihannya di hadapan Asisten I, Mirdaili didampingi Muzaim, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan perwakilan Badan Kesbangpol.
“Ini rintihan masyarakat Lengkiti. Hampir 80 persen jalan poros Tanjung Lengkayap menuju Bunga Tanjung sepanjang lebih kurang 19 km, rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Bahkan sudah sering terjadi kecelakaan disana. Jalan Tihang – Negeri Agung pun sama kondisinya. Kami berharap, Pemkab OKU dan DPRD, peka dengan kondisi ini,” cetus Josi Robet, dari Gerakan Rakyat dan Pemuda (Garda) OKU.
Menurut Josi Robet, tidak ada alasan lagi bagi Pemkab OKU untuk tidak segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, pembangunan di masing-masing desa sudah dianggarkan Pemerintah pusat melalui dana desa sehingga tidak lagi menjadi beban Pemerintah daerah.
Jadi menurut Josi, sudah seharusnya insfrastruktur jalan menjadi hal yang harus difokuskan Pemkab bersama DPRD untuk dianggarkan.
Hal yang aneh kami dalam perhatian mereka, dalam hal ini, justru Pemerintah mengutamakan pembangunan yang bukan menjadi kebutuhan orang banyak.
“Seperti pembangunan lapangan tenis senilai Rp.1.187 miliar di kecamatan Baturaja Timur. Rehab gedung kesenian tahun 2016 senilai Rp.1,7 miliar. Penggusuran jalan ke hutan-hutan. Padahal itu menurut kami belum mendesak untuk dianggarkan. Lantaran asas manfaatnya tidak tepat. Sedangkan jalan poros yang sangat dibutuhkan masyarakat justru diabaikan,” celotehnya.
Karenanya, mereka mendesak Pemkab OKU bersama DPRD untuk segera memperbaiki jalan poros yang rusak tersebut pada anggaran perubahan tahun 2017 serta perbaikan total hotmix pada anggaran 2018.
Jika dalam anggaran perubahan 2017 dan APBD 2018 tidak dilakukan perbaikan jalan tersebut, masyarakat Lengkiti ditegaskan Josi Robet, akan melakukan aksi besar-besaran guna menyuarakan langsung rintihan masyarakat untuk menuntut perbaikan jalan tersebut kepada Pemkab dan DPRD.
Sementara itu, Asisten 1 Setda OKU, Mirdaili SSTP MSI, menyebut ada sekitar 19 km jalan poros di Lengkiti mengalami kerusakan.
Nah, tahun lalu disebutkan dia, itu sudah masuk prioritas yang dianggarkan melalui dana bantuan gubernur (bangub) provinsi.
“Ternyata lantaran efesiensi, anggaran turun. Sehingga tidak tercover semuanya. Tahun ini akan kami anggarkan ke dana APBD OKU. Ini prioritas,” tegasnya.
“Tolong ingatkan perwakilan DPRD. Agar turut membantu supaya pengajuan ini disetujui,” sambung Ameng, sapaan akrab Mirdaili.
Kabid Bina Marga, Muzaim, menambahkan, bahwa seluruh ruas jalan Kecamatan di wilayah OKU sudah mereka data untuk dianggarkan perbaikannya di 2018. Termasuk jalan Tanjung Lengkayap – Gedung Pakuon, yang mereka anggarkan Rp.2 miliar.
Laporan: MUHAMMAD WIWIN
Sumber: Rmolsumsel (yip)
Posted by: Admin Transformasinews.com
