|
|
|
TRANSFORMASINEWS, BATURAJA. Polres OKU, Kamis (23/4) kembali dibanjiri air mata dari sebagian personil polisi terkhusus seluruh perwira.
Kejadian haru tersebut terlihat saat AKBP Mulyadi SIk MH meninggalkan Mako Polres yang dihantar dengan parade pedang pora.
Acara pisah sambut yang digelar dari pukul 08.00 WIB itu, dihadiri oleh seluruh personil. Dengan langkah agak sedikit pincang akibat cedera saat bermain tenis, Mulyadi memeluk satu persatu personil. Air mata Mulyadi tak terbendung lagi saat dirinya digendong oleh para Kasat dan Kapolsek.
Dalam kata sambutannya Mulyadi mengatakan keinginannya kepada Kapolres yang baru AKBP Dover C SIk MH agar kiranya hubungan yang baik antara personil baik bawahan dan atasan bisa dilanjutkan.
“Saya juga menitipkan rekan-rekan media yang selama ini sudah membantu Polres OKU dalam penyebaran informasi, baik itu informasi pengungkapan kasus dan semua informasi yang sifatnya positif,” terang Mulyadi.
Dikatakan Mulyadi, dirinya sudah menganggap rekan-rekan media sebagai bagian dari keluarga Polres OKU. Kata dia, dirinya sangat terbantu dengan adanya publikasi dari rekan-rekan media.
“Saya juga berharap kepada Kapolres yang baru, agar kiranya setiap kejadian yang terjadi di OKU secepatnya memberikan info tersebut kepada rekan-rekan media,” pungkas Mulyadi.

Sementara itu Kapolres OKU yang baru AKBP Dover Christian Lumban Gaol SIK MH, disambut khusus oleh Plt Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dengan cara memasangkan selendang tenun songket di leher Dover (tradisi Ogan,red).
Tradisi ini biasa di pakai Suku Ogan dalam menyambut orang yang ditunggu-tunggu dan diagungkan dalam budaya Ogan. Kemudian dilanjutkan dengan tari sambut Sebimbing Sekundang dengan mempersembahkan sekapur sirih oleh penari gadis Ogan.
AKBP Dover mengungkapkan, dirinya akan bekerja ekstra keras agar apa yang telah dilakukan oleh Mulyadi saat menjabat Kapolres dapat menjadi lebih baik lagi.
“Yang sudah baik akan kita lanjutkan, dan juga saya akan berusaha menjadi yang terbaik setingkat diatas pak Mulyadi. Karena kalau sama, jelas tidak ada artinya. Yang bagus itu, kita bisa setingkat lebih baik dari yang terbaik,” tambah Dover.
Dover juga mengharapkan agar kiranya anggaran humas Polres OKU ditambah lagi, mengingat unit humas sangat diperlukan untuk publikasi prestasi-prestasi yang didapatkan oleh Polres.
“Anggaran humas harus besar, karena humas adalah corong bagi publikasi Polres OKU, saya minta pada Bapak Kabag Ren agar menambah anggaran humas yang kemarin jumlahnya tidak lebih Rp9 juta,” pungkas Dover.
SUMBER:[RMOL/AR]

