Eza Diduga Dikeroyok dan Ditusuk Panitia Ospek UIN Raden Fatah Palembang

Eza Tri Andy mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, saat mendapat perawatan medis atas luka tusuk yang dialami, Selasa (09/08).

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Eza Tri Andy (23) mengalami luka tusuk senjata tajam (Sajam) ketika mencoba melerai rekannya yang diduga dikeroyok oleh panitian Ospek  mahsiswa baru Univeritas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Selasa (08/08) malam.

Informasi yang dihimpun, Eza (korban) yang terbilang mahasiswa senior UIN ini mendapati rekannya bertikai dan dengan panitia dan oknum BEM di lapangan basket sekitar pukul 19.00 WIB. Dirinya tidak menyadari ternyata pelaku pengeroyokan Ramadani dkk berbekal Sajam, dan mengenai tubuh bagian belakang (pinggang) korban, dan juga terdapat luka memar di wajah.

Atas kejadian tersebut, korban warga Jalan Sosial KM 5, RT/RW 12/02, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang, ini lantas dilarikan ke RSUP H M Hoesin untuk mendapat perawatan medis. Kejadian ini juga sudah dilaporkan ke Polresta Palembang, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

M Razik Ilham (22), rekan korban kepada petugas menuturkan, kejadian bermulai ketika Eza mencoba melerai pertikaian antara rekannya dengan panitia Ospek UIN Palembang, Ramadani dkk. Ternyata pelaku (terlapor) justru berbalik emosi dengan korban dan saat ribut itulah, korban terkena luka tusuk benda tajam.

“Waktu itu kejadian langsung ricuh dan kejadiannya cepat sekali, korban (kakak tingkat) dikeroyok hingga terkena tusuk,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, kalau pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan ditindaklanjuti. “Anggota kami akan menangani kasus ini. Kami akan memerika diduga pelaku penusukan,” tukasnya.

Sumber: Fornews.Co (Bay)

Posted by: Admin Transformasinews.com