
TRANSFORMASINEWS.COM, SURABAYA. Sejarah panjang nan kelam tentang Adlof Hitler selalu menjadi sajian menarik untuk disimak.
Apalagi kabar jika dirinya masih hidup beberapa waktu lalu sempat viral, yang menyatakan jika pimpinan NAZI itu kini menetap di Argentina.
Benarkah Hitler masih hidup?

Disebutkan jika Hitler sempat melarikan diri ketika disebut bunuh diri dengan menembak kepalanya di bunker Reichskanzlei pada 30 April 1945.
Sementara sang istri, Eva Braun memilih jalan lain untuk mati, menggigit kapsul sianida.
Tapi ada fakta lain mengatakan jika diktator itu sempat melarikan diri lewat jalan rahasia dan pergi ke Argentina, hingga sampai ia menghabiskan masa tua di Indonesia dan dimakamkan di Pemakaman Ngagel, Surabayam Jawa Timur.
Dikutip dari Dailymail, Hitler tua disebut menggunakan nama samaran.
Jean Calment. Pria tua itu diperkirakan berusia 128 tahun sampai akhir hayatnya.
Namun setelah penelusuran mossad (agen rahasia Israel) pria tua itu bukanlah Hitler.
Lantaran, ia lahir tahun 1875 dan meninggal 1997 jauh lebih tua dari Hitler yang dilahirkan di Austria-Hongraia 20 April 1889.
Laporan tersebut berasal dari situs spoof yang mengatakan bahwa dia tinggal di negara tersebut saat Herman Gunthenberg setelah mengeluarkan paspor palsu oleh Gestapo.

Artinya pembuktian Hitler masih hidup masih diperdebatkan.
Meskipun usai mengungkap rahasia pria yang diduga Hitler tua itu terbukti salah. Kini Mossad dan intelegen Amerika masih mencari keberadaan Fuhrer Reichskanzier itu.
Foto Kontroversi
Namun ada isu lain yang cukup mendekati fakta berkembang.
Sebuah foto menjadi kontroversi, yang menyatakan dan menguatkan jika Hitler tidak mati saat perang dunia ke-2 melainkan masih hidup sampai usia tua di Brasil.
Dalam sebuah buku yang ditulis Simoni Renee Guerreiro Dias, diktator Jerman itu dikabarkan terbang ke Paraguay melalui Argentina sebelum akhirnya sampai ke kota kecil di Mato Grosso, Brasil.
Di sana, Hitler menggunakan nama Adolf Leipzig.

Foto itu dipercaya diambil dua tahun setelah kematian pria dalam foto itu, yang diduga Hitler, pada 1984.
Sedangkan wanita kulit hitam yang dirangkul itu adalah pacarnya, bernama Cutinga.
“Saya yakin, Hitler menggunakan pacarnya, Cutinga, untuk menyembunyikan identitasnya sebagai penjahat kemanusiaan. Dia memilih area di Brasil untuk memburu harta karun terpendam, melalui petunjuk peta yang diberikan oleh temannya dari Vatikan,” tulis Simoni, dalam buku yang bertajuk ‘Hitler in Brazil – His Life and His Death’, seperti dikutip dari Express.co.uk, Jumat, 18 Desember 2015 kemarin
Simoni, seorang Yahudi berkebangsaan Brasil, membantah keras pendapat bahwa Hitler mati bunuh diri di dalam bunker yang dibuatnya di Berlin.
Hitler Sampai Indonesia ?

Tahun 2015 kemarin, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku mendapatkan dari Cak Nun, nama akrab Emha Ainun Nadjib. Mengatakan dimana Hitler dimakamkan.
“Dia ngasih tahu, apa ada dokter asal Jerman yang meninggal dan dimakamkan di Ngagel. Kalau betul, itu (mungkin) Hitler. Dia hanya mengganti namanya saja,” kata Risma pada 1 April 2015
Namun Risma tak berani membenarkan bahwa itu adalah makam Hitler.
Meski telah memastikan memang ada makam dokter Jerman di sana.
Yang dimaksud Risma adalah Dokter Poch.
Poch dulu dikabarkan pernah bekerja di Rumah Sakit Karang Menjangan saat ini dikenal sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Sutomo.

Kabar bahwa Adolf Hitler meninggal di Indonesia telah lama terdengar.
Pada 1983, harian Pikiran Rakyat memuat artikel yang ditulis Sosrohusodo.
Dokter tersebut pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar.
Dalam artikel itu, Sosrohusodo menceritakan pengalamannya bertemu dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar pada 1960.
Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.
Dia mengatakan, dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara tak lain adalah Hitler di masa tuanya.
Sosrohusodo juga mengaku memperoleh informasi, dr Poch meninggal di Surabaya pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di RS Karang Menjangan, Surabaya, karena serangan jantung.
Usianya saat itu 81 tahun. Sehari kemudian dia dimakamkan di daerah Ngagel.
Sumber: SRIPOKU.COM (Sripo/Candra)
Posted by: Admin Transformasinews.com
