Pahri Azhari: Saya Minta Maaf Sebesar-besarnya Pada Masyarakat Muba

Pahri Azhari: Saya Minta Maaf Sebesar-besarnya Pada Masyarakat Muba
Bupati Muba H Pahri Azhari dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi ketika melakukan salam komando usai konpres di Rumah Dinas Bupati.FOTO: SRIWIJAYA POST/FAJERI RAMADHONI

Pahri : Saya Titipkan Muba Pada Beni

TRANSFORMASINEWS, SEKAYU – Pasca ditetapkan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Musi Banyuasin (Muba).

Bupati Muba H Pahri Azhari mengglar salat isya berjamaah bersama SKPD Muba, di Guest House Rumah Dinas Bupati Muba, Jalan Kolonel Wahid Udin, Sekayu, Muba, sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (24/8).

Dari Pantauan dilapangan, pada salat berjamaah tersebut, sejumlah awak media tidak dapat memasuki kegiatan salat berjamaah tersebut dan hanya untuk internal SKPD Muba saja.

Disamping tidak bisa masuk pada salat berjamaah tersebut, Guest House Rumah Dinas Bupati yang biasanya kacanya terbuka kini ditutupi dengan gorden sehingga tidak terlihat dari pantauan mata.

Setelah usai salat isya berjamaah tersebut, istri Bupati Muba yang juga ketua penggerak PKK Kabupaten Muba, Hj Lucyanti Pahrilangsung berdiri dan memberikan seperti kata sambutan dan berkata bahwa hal ini musibah yang cukup berat.

“Dampaknya sangat berat terutama sanksi sosial terhadap keluarga dan masyarakat Muba. Saya meminta maaf kepada masyarakat Muba khususnya,”ujar Lucy.

Ketika Lucyanti memberikan kata sambutan, nampak sejumlah perempuan dari SKPD meneteskan air mata.

Tidak tahu apa yang disampaikan oleh Lucyanti karena suara yang ia keluarkan terdengar samar-samar dan terganggu oleh suara genset pembangkit listrik disamping Guest House.

Setelah Lucyanti memberikan kata sambutan, kemudian dilanjutkan dengan Bupati Muba H Pahri Azhari.

Pada kata sambutannya tersebut Pahri meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Muba, karena ini cobaan yang cukup berat bagi saya.

“Saya meminta maaf yang sebesar- besarnya kepada masyarakat Muba, karena ini cobaan yang berat bagi saya,” kata Pahri.

Ketika Sripo (Tribunnews Group) mencoba medengar lebih fokus pada kata sambutan dari Pahri yang samar-samar. Pada kata sambutan tersebut dirinya berkata untuk titip pemerintahan Muba.

“Saya titipkan Muba dengan Beni, dengan kepemimpinan Beni semoga Muba lebih maju lagi. Dan saya meminta maaf sebesar-sebasarnya untuk kedua kali selama dua periode masa kepemimpinannya,” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut Pahri menyampaikan kepada yang hadir jika dipanggil saksi oleh KPK segera penuhi.

Pahri mengatakan apabila ditanya oleh KPK, segera ceritakan dengan sebenarnya-benarnya apa yang diketahui dan jangan ditutup-tutupi, karena hal tersebut sudah diatur oleh sang maha kuasa.

“Apabila bapak-ibu yang ada diruangan ini diperiksa sebagai saksi. Ceritakan saja apa yang ada dan jangan ada yang ditutup-tutupi,”lanjutnya.

Disamping itu, Pahri juga menyampaikan bahwa hal ini terjadi hanya semata-mata untuk percepatan pembangunan di Muba, dan saya yang bertanggung jawab untuk hal ini.

Terakhir semoga permasalahan ini cepat selesai dan Muba saya titipkan kepada Beni semoga Muba jauh lebih maju.

“Hal ini semuanya terjadi hanya samata-mata untuk percepatan pembangunan Muba dan tidak ada yang lain. Semoga dengan di pimpin Beni, Muba mejadi lebih maju lagi,”tutupnya.

Setelah melakukan salat isya berjamaah, Pahri Azhari dan Lucyanti Pahri melakukan konpres kepada sejumlah awak media.

Pada konpres tersebut Pahri mengatakan, memang banyak pemberitaan yang ada di media beberapa pekan terakhir mengenai penetapan tersangka.
Namun bukannya Pahri tidak mau muncul dikarenakan kasihan terhadap psikologi anaknya yang saat ini masih kecil.
“Kami bukan menghindar, tetapi kami ingin memberikan pengertian bagi anak-anak kami yang masih kecil, jelas kami merasa kasian dengan anak kami karena permasalahan ini,”kata Pahri.
Ketika ditanya mengenai langkah dan proses hukum yang diambil, Pahri mengatakan ia akan ikuti proses hukum yang berlaku.
“Untuk bantuan hukum kita masih koordinasi dengan keluarga. Dan sekali lagi semoga permasalahan ini cepat selesai,” harapnya lirih.

Laporan:(Fajeri Ramadhoni/SP)

Sumber:TRIBUNSUMSEL

Posted by: Amrizal Aroni