Oknum Dokter Gigi Yang Lagi Hamil Digerebek Suaminya Tengah Bercumbu Dengaan PIL

TRANSFORMASINEWS.COM, BATURAJA.  Warga Karangsari, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU digegerkan penggerebekan  perselingkuhan seorang oknum dokter perempuan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dia digerebek suaminya sendiri tengah berduaan dengan selingkuhannya dalam rumahnya di Karangsari, Jl Ikebana Ratu Penghulu, RT 04, Dusun VII. Ironisnya, si dokter gigi satu ini tengah hamil.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, dokter perempuan tersebut seorang dokter gigi di salah satu Puskesmas masih di wilayah Kota Baturaja. Inisialnya drg Fn. Sedang pria selingkuhannya berinisal Ks. Keduanya kedapatan suami dokter gigi ini diduga tengah bercumbu dalam rumah si dokter.

Penggerebekan tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB kemarin sore (17/4). Ini terkuak setelah pria idaman lain (PIL) drg Fn kabur dari rumah penggerebekan di RT 04 menuju Jl Gandaria, RT 07 yag berdekatan.

Saat kabur, kondisi Ks lengan kiri terluka diduga kena bacok. Puluhan warga juga mengejar Ks dan informasinya ada yang membawa pedang. Warga juga meneriaki Ks dengan kata-kata “maling” (pencuri).

Beruntung Ks yang juga sudah punya istri ini diselamatkan pekerja yang tengah membangun mushola di RT 07. Dia pun kemudian diamankan dan dibawa ke rumah RT 07, Dewantara Jaya.

Saat dikonfirmasi, Ketua RT 07, Karang Sari, Dewantara, membenarkan pihaknya menerima serahan orang dalam kondisi terluka. “Kami memang menerima orang tersebut (Ks, red). Informasi awalnya dia dikejar warga sambil diteriaki maling,” cerita Dewantara.

Terkait kemudian Ks dikejar karena usai digerebek tengah berduaan dengan dokter gigi di RT 04, Dewantara mengaku baru mengetahui kemudian dari cerita-cerita warga sekitar. Yang jelas menurut dia, Ks langsung dibawanya ke Rumah Sakit Ibnu Sutowo untuk diobati.

“Kalau cerita penggerebekannya sendiri saya tidak tahu persis karena kejadiannya bukan di RT kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, dr Rynna Dyana ketika dikonfirmasi terkait ada tidaknya pasien menderita luka bacok di lengan kori kemarin sore, membenarkannya.

“Memang ada pasien laki-laki dewasa kemarin sore masuk dan mendapat penanganan medis di rumah sakit kita,” jelasnya.

Disambung dr Rynna, pasien tersebut ditangani dua dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada saat itu. Kedua dokter yang menanganinya masing-masing dr Jody dan dr Fka. “Masuk IGD-nya sekitar pukul tigaan sore kemarin (17/4, red). Yang nangani Dokter Jody dan Dokter Fika yang sedang piket dokter jaga saat itu. Tapi pasien cuma dirawat jalan tidak rawat inap,” pungkas dr Rynna.

Terpisah, Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharuddin, saat dikonfirmasi membenarkan ada kasus seperti yang diceritakan di atas. Kata Kapolsek, kasus tersebut tidak ditangani ke ranah hukum karena sudah diselesaikan warga melalui musyawarah perdamaian.

Musyawarah perdamaian, menurut dia, disaksikan langsung tiga pilar Desa Tanjung Baru. Masing-masing Kepala Desa (Kades), Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

“Kita sudah menerima laporan lisan dari Bhabinkamtibas soal perzinahaan. Tapi sudah selesai karena didamaikan dalam musyawarah melibatkan tiga pilar Desa Tanjung Baru,” jelas AKP Saharuddin.

Sumber: Beritatotal(diJee)

Posted by: Admin Transformasinews.com