TRANSFORMASINEWS.COM, MUARA ENIM. Dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-88,Puluhan elemen pemuda dan masyarakat Muaraenim, turun ke Jalan Guna untuk memantau langsung sekaligus Menyetop angkutan batubara yang melintas di jalan umum dalam wilayah Kabupaten Muaraenim.
Karna diduga angkutan batubara tersebut telah melanggar aturan yang ada dan Armada Batubara itu juga telah Menganggu aktifitas para pengguna jalan terutamanya di depan terminal Regional Kabupaten Muaraenim, karna dimana juga kita ketahui bahwa Terminal Regional itu berada di Berbatasan antara Kabuaten Muara Enim Dan Kabuaten Lahat, tempat dimana Armada Batubara sering Mangkal atau Parkir disana jumat (28/10/2016).
Dari pantauan transformasinews di Lapangan Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88, Elemen pemuda dan masyarakat, berinisiatif berorasi sambil bergerak langsung menuju Terminal Regional atau perbatasan Kota dengan membawa spanduk sekaligus menyampaikan KEKECEWAAN ELEMEN PEMUDA DAN MASYARAKAT MUARA ENIM Visi dan Misi dari elemen pemuda dan masyarakat kabupaten Muara Enim dalam kegiatan orasi.
Dalam kegiatan Elemen Pemuda dan Masyarakat ini Polres Kabupaten Muara Enim Melakukan Pengamanan agar supaya Kegiatan tersebut berjalan dengan tertib. Kapolres Muara Enim yang di wakili oleh Zulkarnain sekaligus Kabakops Polres Muara Enim, Menurunkan Pasukan sekitar Seratus orang anggotanya yang terdiri dari beberapa Kesatuan, yang ada di Polres Muara Enim itu sendiri.
Setelah sampai dan berkumpul di tempat yang telah di tentukan Elemen Pemuda dan Masyarakat langsung melakukan penyetopan dan menyuruh kembali angkutan batubara tanpa kecuali terutama angkutan batubara yang berasal dari Tanjung Enim menuju ke Jalan Serpvo Kabupaten Lahat.
“Ini adalah aksi damai,dan kami sengaja memilih moment Hari Sumpah Pemuda sebagai perwujudan kebangkitan pemuda khususnya di Muaraenim,” ujar tokoh pemuda Muaraenim A Nizomi, SAg.
Menurut A Nizomi, kami turun kejalan ini dan melakukan penyetopan angkutan batubara itu adalah merupakan salah satu wujud kekecewaan kami terhadap SK Gubernur Sumsel yang masih memberikan izin Dispensasi terhadap perusahaan transporti angkutan batubara untuk melintas di jalan umum.
Padahal selama ini kita ketahui bahwa dispensasi yang diberikan oleh Bapak Gubernur ini sudah berkali-kali, dan itu artinya pihak Pemerintah dan perusahaan transportir maupun pengusaha tidak serius dalam menangani permasalahan ini, karna apa bila pihak pihak tersebut serius dalam menanganinya tentu saja jalan khusus untuk batubara sudah terwujud saat ini,katanya.
Semenjak keberadaan truk angkutan batubara melintasi Jalan Umum khususnya untuk Kabupaten Muaraenim lebih besar mudharatnya daripada positifnya, masih katanya.
Banyak sekali sisi negatif yang timbul, ujar A Nizomi kembali mulai dari kerusakan Jalan dan Jembatan, Kemacetan Lalulintas, Kecelakaan, gangguan kesehatan dan lain-lain, malah sebaliknya ungkap A Nizomi, semua itu hanya akan memperkaya para Pemilik modal dan oknum-oknum yang menggunakan kekuasaan dan jabatan saja.
Lain lagi apa yang disampaikan oleh Adriansya Ketua dari KNPI Kabupaten Muara Enim di akhir Aksi itu, beliau atas nama Pemuda dan Masyarakat menghimbau kepada seluruh Elemen agar kiranya dapat bersatu untuk agar tercapainya Muara Enim yang Lebih maju lagi.
Dan Adriansya juga menyampaikan suara pemuda dan masyarakat sekaligus meminta agar kiranya Bupati Muara Enim dapat segera mencopot Kepala DLLAJ yang sekarang dan dapat segera menggantinya dengan Kepala DLLAJ baru, yang lebih tegas dan pro ke masyarakat. Karna kami menilai kepala DLLAJ yang ada saat ini tidak tegas dan tidak pro ke masyarakat, tutup Adriansyah.
Laporan: Deni
Editor: Amrizal Aroni
Posted by: Admin Transformasinews.com
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi