Apapun Alasannya Pemkab Muara Enim Jangan Berikan Izin

SIMPANG JALAN KEPUR TRANSAD
SIMPANG JALAN KEPUR-TRANSAD/RMOLSUMSEL

TRANSFORMASINEWS, MUARA ENIM . Rencana PT Duta Bara Utama (PT DBU) ingin meminjam jalan yang sudah dibangun Pemkab Muara Enim di kawasan rumah tumbuh Transad untuk jalan angkutan batubara mendapat penolakan dari masyarakat.

“Pembukaan akses  jalan berapa tahun lalu oleh Pemkab Muara Enim  adalah untuk pengembangan Kota Muara Enim  bukan untuk jalan perusahaan. Alangkah enaknya PT DBU setelah jalan di buka, hanya  tinggal memanfaatkannya saja. Inikan jelas-jelas merugikan Pemkab Muara Enim dan masyarakat nantinya,” tutur tokoh masyarakat Muara Enim  H Taufik Rahman saat dimintai tanggapan terkait permasalahan tersebut , Jumat (20/3).

Taufik Rahman mengatakan, proses pembukaan jalan tersebut mulai dari pembebasan lahan maupun setelah penggusuran,  Pemkab sudah cukup banyak mengeluarkan dana melalui   APBD Muara Enim, dan rasanya tidak pantas kalau akan dimanfaatkan perusahaan untuk mengangkut batubara.

“Apapun alasannya pihak pemkab jangan mengeluarkan izin,” katanya.

Masyarakat tak mau  PT DBU akan mengaspal atau memelihara jalan tersebut dan bisa digunakan masyarakat umum.

“Justru hal inilah yang akan menjadi masalah, karena Pemkab Muara Enim tidak akan  bisa bertindak dan melarang mereka lalu lalang mengangkat batubara. Karena sudah merasa memperbaiki Jalan Simpang Kepur-“Transad tersebut,” imbuhnya.

Mantan sekda Muara Enim ini menambahkan, pembangunan jalan harusnya diteruskan oleh Pemkab Muara Enim untuk pengembangan kota Muara Enim sesuai dengan rencana yang dicetuskan almarhum Kalamudin Djinab Bupati sebelumnya.

“Oleh sebab Itu kami berharap, kalau belum dikeluarkan izin lebih baik tidak diberi izin. Karena pada akhirnya masyarakat bisa dirugikan, sekarang ini saja masyarakat sudah resah dengan angkutan batubara apalagi nanti akan ada wacana untuk pengumpulan batubara di sekitar jalan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Wabup Muara Enim H Nurul Aman SH saat dimintai komentar terkait hal tersebut  pihaknya akan mengkaji lagi rencana PT DBU untuk meminjam jalan pemkab tersebut karena saat ini Bupati sedang menjalankan umroh ke tanah suci.

Sumber [rmol]