Harga Getah Karet di OKUT Terus Turun

TRANSFORMASINEWS.COM, MARTAPURA – Harga karet di kabupaten OKU Timur dalam satu pekan terakhir mengalami penurunan menjadi Rp 8.000 per kilogram. Sebelumnya, harga karet mencapai hingga Rp 9.800 per kilogram.

Penurunan harga getah karet yang terus terjadi tentu saja membuat petani pusing karena biaya operasional dan kebutuhan keluarga terus mengalami peningkatan. Sementara dengan harga yang terus menurun tentu saja membuat petani kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut Sunarto, salah satu petani karet asal Semendawai Timur Jumat (14/3/2014) penurunan harga karet memang selalu terjadi sejak pertengahan tahun 2013 lalu. Belum diketahui penyebab terus turunnya harga karet tersebut, sejumlah petani mendengar desas desus penurunan harga disebabkan oleh menurunnya permintaan dunia.

“Kurang jelas alasan penurunan harga getah karet itu. Memang sejak pertengahan tahun lalu harga karet fluktuatif dan tidak menentu. Petani terkadang langsung menjual karet dalam jumlah besar saat harga melambung. Namun tidak sedikit petani yang tetap menjual karet mereka meskipun harga tetap mengalami penurunan,” jelasnya.

Dikatakan Sunarto, petani tidak memiliki alasan untuk menyimpan getah karet mereka hingga harga normal karena kebutuhan sehari-hari terus meningkat ditambah lagi sejumlah petani sudah terbiasa dengan pola hidup mewah dengan membeli sejumlah kendaraan dan peralatanelektronik secara kredit. Evan Hendra (TRIBUNSUMSEL.COM,)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016