Bappeda Komitmen Pertahankan Lahan Pangan Dan Tolak Alih Fungsi Lahan

TRANSFORMASINEWS, BANYUASIN. Mempertahankan lahan pangan berkelanjutan dan menolak untuk melakukan alih fungsi lahan menjadi komitmen Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin Ir Zulkifli Idrus MTP. Komitmen ini disampaikan Zulkifli saat dibincangi wartawan, sesuai pisah sambut antara dirinya dengan Ir H Ali Imron Bamin,MSi, di Kantor Bappeda dan Litbang Banyuasin,Kamis (2/4/2015).

Dijelaskan Zulkifli Idrus, perencanaan merupakan kegiatan sepanjang tahun dan Kabupaten Banyuasin konsisten melakukan itu. Perencananya sendiri sudah berjalan. “Tugas  saya meneruskan dan melakukan berbagai kajian yang strategis dengan titik fokus pada pertanian yang tetap penopang  bagi Sumsel dan Nasional,” kata mantan Kepala Bappeda Pagar Alam ini.

Maka kedepan lahan pertanian harus tetap di pertahankan, dengan strategi mempertahankan lahan pangan yang berkelanjutan. “Jangan banyak alih fungsi lahan walaupun disisi lain kita harus memperhatikan yang lain seperti untuk jasa transportasi,perumahan dan lain. Jika Alih fungsi lahan pangan dan kawasan ini terjadi maka akan menimbulkan masalah,” tegas pria kelahiran Sungaigerong 11 September 1963 ini.

Untuk mempertahankan ini jelas Zulkifli, maka tata ruang harus didukung dokumen yang lengkap dan kuat yang di ikat Perda dan mengikat semua pihak. “Sejauh ini Banyuasin  baru ada RTRW dan ini belum cukup, harus ada RDTR. Zonasi yang mengatur ini harus di perda.dan institusi harus komitmen menjalankan aturan  tata ruang ini,” tegasnya.

Maka pengajuan izin harus sesuai dengan tata ruang. “Artinya rekomendasi tata ruang harus benar-benar sesuai dangan aturan dan jangan sekali-sekali di langgar,  karena akibatnya bisa fatal,” jelasnya.

Ditegaskan Zulkifki, RDTR harus ada karena ini akan menjadi bahan acuan mengingat RDTR ini sudah mengatur secara detil mana kawasan hijau,mana areal pangan dan sebagainya. “Kita mendorong agar RDTR ini bisa secepatnya di miliki Kabupaten Banyuasin,” tegasnya.

Disamping hal ini,Bappeda juga jelas Zulkifli tengah melakukan rumusan tentang peran swasta baik perusahaan yang sudah ada maupun yang baru akan datang Untuk ikut seta membangun. ” kan ado CSR. Ini kita kawal agar terkoordinir, kita Cek lis melalui musrenbang,” katanya.

Selanjutnya, yang menjadi prioritas Bappeda kata Zulkifli mendukung pelaksanaan program nasional berupa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api. “Sekarang prosesnya sudah berjalan dan akan kita kawal bersama Pemprov Sumsel agar rencana ini cepat terlaksana,” tandasnya.

SUMBER:(Detiksumsel/Ar)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016