Pengungkap Dugaan Korupsi di PALI Ditahan Polisi

thumb_492170_11173604112014_Korupsi
NET

TRANSFORMASINEWS-Pati Mulya AG, Relawan Salam 3 Jari (RS3J) koordinator wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pengungkap sejumlah indikasi dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) yang menyeret-nyeret nama Kepala Dinas (Kadis) FH, ditangkap dan ditahan aparat Polsek Talang Ubi.

Penangkapan dan penahanan Pati belum berselang satu hari sejak kasus yang dibeberkannya itu mencuat ke publik melalui berbagai media.

Diketahui, Pati ditangkap pada Jumat (31/10) siang lalu sekitar pukul 14.00 WIB di salah satu rumah makan di Pendopo, Talang Ubi. Persis di hari itu juga berita mencuatnya kasus dugaan korupsi FH muncul ke permukaan.

Pati menduga, penangkapan dan penahanan dirinya merupakan sebuah upaya pembungkaman atas dugaan kasus korupsi yang dibeberkannya, lantaran kasus tersebut bila terbukti benar dan melibatkan banyak pihak yang ikut terseret.

“Ya, saya rasa memang ada hubungannya. Sebab, sebelum ditangkap, saya dapat telpon janjian di rumah makan di Pendopo. Saya datang, orang yang saya temui memang sempat bicara soal kasus yang saya beberkan. Setelah itu, saya langsung ditangkap. Jadi, saya merasa dijebak,” ungkap Pati kepada media, kemarin (3/11) di Mapolsek Talang Ubi.

Pati pun menyadari, kejadian ini dibuat agar dirinya merasa down sehingga kasus yang dibeberkannya tersebut menjadi tenggelam.

“Dengan saya ditahan sini, mungkin tidak ada yang berani lagi,” katanya menduga-duga, namun tak menyangka kalau bakal ditangkap.

Tapi lanjut Pati, meskipun dirinya dipenjara, ia berharap agar aparat yang berwenang tetap melanjutkan dan memproses kasus dugaan korupsi yang sudah dilaporkannya pada 3 lembaga berwenang tersebut.

“Masyarakat jangan tinggal diam dan tergantung dengan saya. Tetap kritisi dan ikuti perkembangan kasus ini,” imbuhnya.

Diketahui, Pati ditangkap polisi pada Jumat lalu (31/10) dengan tuduhan penipuan terhadap pelapor, Sony, dengan nomor LP/ B-430/ X/ 2014/ Sumsel/ Res Muara Enim/ Sektor Talang Ubi, pada tanggal 7 Oktober lalu. Dalam hal ini Sony melaporkan Pati lantaran merasa tertipu. [rmol]