USTAD FIKRI DIDUGA TIPU PULUHAN JEMAAH UMROH

DOK.FOTO:RMOLSUMSEL

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Banyaknya laporan warga yang telah tertipu oleh Nada Imani Tour and Travels di Polsek-polsek dan Polresta Palembang dengan cepat ditindak lanjut oleh Satreskrim Polresta Palembang dan tak butuh waktu lama pihak Satreskrim Polresta Palembang berhasil mengamankan pelakunya, Rabu (16/8/2017).

Diketahui, ternyata pemilik jasa keberangkatan umroh tersebut adalah seorang Ustad yang sering mengisi acara di stasiun telivisi, namanya adalah Mulyadi (36) atau biasa disapa Ustad Fikri.

Saat ditemui di ruang piket Polresta Palembang, Ustad yang tinggal di Jalan Nusa Indah Harapan Satu Kenten Palembang ini nampak pucat dengan tatapan yang kosong saat duduk di depan petugas memeriksanya.

Dengan nada lesu Ustad ini mengatakan, “Saya juga korban pak,” jelasnya kepada petugas, Kamis (17/8/2017) Malam.

Lebih lanjut Ustad ini menjelaskan, dirinya juga telah bertanggung jawab kepada para jemaah yang hendak berangkat umroh menggunakan jasa Nada Imani Tour and Travel miliknya.

“Ada 10 Jemaah yang gagal berangkat, namun kegagalan itu bukan karena saya. Mereka seharusnya sudah mendapatkan visa dari provider Travel Umroh di Jakarta atas nama Mustofa dari PT. Insan Kahap karena sudah saya daftarkan kesana,” jelas Ustad masih dengan nada lesunya.

Namun, lanjutnya, ternyata di Jakarta tiket penerbangan ke Jedah bermasalah lalu ia pun terbang ke Jakarta untuk mengurusnya.

“Satu minggu saya disana mengurusnya dengan biaya transport, penginapan bahkan makan dengan uang saya sendiri,” katanya.

Sambungnya, karena tak ada kepastian dari pihak di Jakarta ia memutuskan untuk pulang dan mencoba untuk menjelaskan kepada 10 jemaahnya yang ternyata sudah melaporkannya ke pihak yang berwenang.

“Saya tidak lari, saya datangi dan jelaskan kepada para jemaah kalau mereka akan diberangkatkan tahun depan. Yang setuju ada delapan orang, sedangkan dua jemaah lainnya tidak terima dan tetap melapor,” terangnya.

” Masalah yang dua orang ini sedang dalam proses penyelesaian secara kekeluargaan. Alhamdullah satu sudah sepakat damai dan mau mencabut perkara, tinggal satu lagi dan mudah-mudahan satu ini juga mau damai secara kekeluargaan,” harapnya.

Sekali lagi ditegaskannya, kalau dirinya juga adalah korban, ia mengalami kerugian materi bahkan nama baik.

“Saya malu pak nama baik saya tercemar, saya juga keluar duit puluhan juta untuk mengurusi jemaah saya yang terlantar selama ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan pihaknya telah menahan pemilki travel Nada Imani Tour and Travel tersebut, ada dua kasus dan beberapa laporan yang ada di berbagai Polsek di Palembang terkait Travel umroh.

“Ya, benar sudah kita amankan, karena banyak laporan yang masuk dari para korban yang merasa telah ditipu karena sudah bayar puluhan juta untuk berangkat umroh namun tidak juga diberangkatkan,” tegasnya.

Yon juga menjelaskan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan dan penggelapan, dan akan terus mendalami kasusnya.

“Sudah jadi tersangka dan ini akan kita dalami lagi apakah terlibat kasus lainnya,” pungkas Yon.

Sumber:Rmolsumsel [sri/sandy]

Posted by: Admin Transformasinews.com