Dewan Kritisi Jabatan Rangkap-Bangku Panjang

Kinerja Baperjakat Dipertanyakan

1677-kota-lubuk-linggauTRANSFORMASINEWS, Lubuklinggau – Banyaknya pejabat yang menempati bangku panjang belakangan ini menjadi sorotan sejumlah lapisan masyarakat. Soalnya penempatan pejabat dinilai tidak berdasarkan kebutuhan dan prestasi, melainkan unsur lain dan kental dengan nepotisme.
Sementara beberapa kursi  justru diisi oleh satu orang alias jabatan rangkap, seperti sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lubuklinggau, Walyusman, yang saat ini juga menjabat Camat Lubuklinggau Barat. Kondisi itu juga tidak luput dari perhatian  gedung dewan. Salah satunya Romi Jaya, yang juga menjabat Badan Kehormatan (BK) DPRD Lubuklinggau.

Menurut Romi, baperjakat seharusnya bisa melihat suatu keadaan dalam memposisikan seseorang. “Alangkah baiknya tugas itu bisa dikerjakan secara maksimal”, ujar Romi.
Karena lanjut Romi, dikhawatirkan Sekretaris KPUD Lubuklinggau tidak bisa bekerja maksimal bila juga menjabat sebagai Camat. “Apa sudah tidak ada pegawai lagi di kota ?”, tegas Romi.

Harusnya, tambah Romi, Bapaerzakat dapat menciptakan lingkungan kerja yang seimbang. Sehingga tidak ada pejabat yang kegiatannya menumpuk  sementara ada juga pejabat tidak ada kegiatan sama sekali. Seperti Camat dia merupakan pejabat public yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, sementara sekretaris KPU juga memiliki kegiatan yang padat menjelang tahapan pemilihan legislatif (pileg) dan peilihan presiden (pilpres) 2014 mendatang.

Ketua KPUD Lubuklinggau, Umar Zipin, melalui Devisi Hubungan Antar Lembaga dan Informasi, Hendri Almawijaya, membenarkan bahwa sekretaris KPUD Lubuklinggau masih diisi oleh Walyusman yang saat ini juga menjabat camat.
Tepisah Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, mengaku sudah mempersiapkan tiga nama  untuk calon sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lubuklinggau, menggantikan Walyusmas, yang saat ini telah mejabat sebagai Camat Lubuklinggau Barat.  Namun siapa mereka , walikota gaul itu belum mau menyebutkan bahkan inisial ketiganya masih di rahasiakan. “Kita sudah memperisapkan tiga nama, tetapi jangan disebutkan dulu sekarang, nanti saja kalau sudah saatnya”, ujar Nanan.

Mengenai pejabat bangku panjang, Nanan, berkilah bukan dibangku panjangkan melainkan menuggu giliran. “Bukannya bangku panjang, tapi nunggu giliran”, ujarnya. (palembang-pos)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016