Palembang – Setelah kemarin tim KPK menggeledah kediaman pribadi Wali Kota Palembang, Romi Herton, dan kantor tempat dirinya bekerja, tim penyidik KPK langsung melakukan pemeriksaan terhadap empat pejabat Pemkot Palembang di Polda Sumatera Selatan.
Proses pemeriksaannya sendiri dilakukan di Gedung Aula Brimob, Polda Sulsel yang terletak di kawasan Bukit Besar Palembang, namun sayang pemeriksaan yang berlangsung Rabu (30/10) sejak pagi hingga sore itu tertutup bagi wartawan.
Sejumlah wartawan yang telah mengetahui hal itu, menurut informasi yang berkembang, tidak diperkenankan masuk ke ruang pemeriksaan oleh satuan anggota Brimob Polda Sumsel.
“Saya belum tahu dan tidak ada konfirmasi dari komandan. Mohon jangan masuk dulu, Mas,” kata salah satu anggota Brimob yang berjaga tepat di pintu gerbang masuk markas Brimob Polda Sumsel.
Berdasarkan informasi di lapangan, tujuh orang tim penyidik dari KPK melakukan pemeriksaan terhadap empat pejabat Pemkot Palembang. Keempat pejabat itu masing0masing Sekretaris Daerah Kota Palembang Ucok Hidayat, Kepala Dinas Tata Kota Palembang Isnaini, Kepala Dinas Izin Terpadu Diankis Julianto dan Kepala Dinas Taman Kota Palembang Alex.
Hebohnya pemeriksaan terhadap empat pejabat teras Kota Palembang itu ternyata tidak diketahui oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Pemkot Palembang Yan Sabar. “Saya tidak tahu adanya pemeriksaan itu,” elak Yan Sabar kepada wartawan.
“Biasanya memang ada surat yang masuk dari KPK untuk melakukan pemeriksaan, akan tetapi kali ini hingga sekarang tidak ada sama sekali. Nanti saya coba cek dulu,” lanjut Yan Sabar.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tim KPK berjumlah 7 orang telah melakukan pemeriksaan terhadap Walikota Palembang Romy Herton serta menggeledah rumah pribadi dan kantor Walikota Palembang tempat dirinya bekerja.
Dari hasil penggeledahan itu sendiri tim KPK menyita 3 buah telepon genggam milik Romy Herton dan bukti transfer dari nomer rekening istrinya sebesar Rp 500 juta ke sejumlah rekening yang berbeda.
“Sampai 10 kalipun saya diperiksa KPK silahkan saja, saya ini korban makanya saya mengajukan gugatan ke MK, dan menang,” kata Romy Herton kemarin siang saat dijumpai usai tim KPK melakukan pemeriksaan di kediaman pribadinya. (sayangi)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
