Suap Pilkada Palembang, Dua Advokat Diinterogasi Penyidik KPK

logo kpkTRANSFORMASINEWS,JAKARTA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua orang advokat alias pengacara dalam perkara suap terkait penanganan sengketa Pilkada Palembang di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam kasus itu Wali Kota Palembang, Romi Herton dan istrinya, Masyitoh sudah menjadi tersangka.

Dua orang advokat itu, yakni Mirza Zulkarnain dan Fajri Apriliansyah. Keduanya akan diinterogasi penyidik KPK sebagai saksi.

“Diperiksa sebagai saksi tersangka RH dan M,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Senin (29/9).

Belum diketahui secara pasti apakah dua orang advokat itu sudah memenuhi panggilannya. Tapi, berdasarkan jadwal pemeriksaan yang dirilis bagian Humas KPK, keduanya dijadwalkan menjalani pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB.

“Keterangan keduanya diperlukan penyidik,” sambung Priharsa menje‎laskan maksud pemanggilan kedua advokat tersebut.

KPK sebelumnya telah menetapkan Wali Kota Palembang Romi Herton sebagai tersangka kasus dugaan korupsi sengketa penanganan Pilkada Palembang di MK oleh KPK. Romi menyandang status tersangka setelah diduga menyuap Akil Mochtar saat masih menjabat ketua MK. Selain Romi, status tersangka juga ditetapkan kepada wanita bernama Masyito. Dia diketahui istri Romi.

Status tersangka itu sendiri ditetapkan setelah KPK melakukan pengembangan penyidikan kasus dugaan dugaan suap sengketa Pilkada di MK yang sebelumnya menjerat bekas Ketua MK, Akil Mochtar. Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) bagi pasangan suami istri (pasutri) Romi dan Masyito dikeluarkan KPK tertanggal 10 Juni 2014 lalu.

Keduanya disangkakan melanggar pasal 6 ayat 1 huruf a UU 20/ 2001 juncto pasal 64 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain itu, diduga melanggar pasal 22 juncto pasal 35 ayat 1 UU Nomor 20 tahun 2001. Pasal-pasal yang disangkakan itu berkaitan dengan pemberian suap dan pemberian keterangan tidak sebenarnya, diantaranya dalam persidangan. (RMOL)

Leave a Reply

Your email address will not be published.