![]() |
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG – Diusia yang ke-69 Polri akan dihadapkan dengan tantangan dan persoalan yang semakin kompleks sebagai dampak globalisasi. Tindak kejahatan yang semakin beragam dan menggunakan teknologi informasi dengan dimensi yang semakin luas.
Begitu juga adanya kejahatan konvensional, kejahatan transnasional. Menghadapi tantangan tersebut diperlukan adanya kesanggupan dan kesungguhan Polri untuk meningkatkan kinerjanya baik dalam pemeliharaan Kamtibmas, penegakan hukum maupun dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Iza Fadri dalam pidatonya perayaan HUT Bhayangkara ke-69 di Halaman Upacara Polda Sumsel, Rabu (1/7).
“Kedepan diharapkan Polri makin profesional, mampu melaksanakan tugas, termasuk pekerjaan rumah (PR) yang ada, dan evaluasi kinerja Polda serta jajaran,” tegasnya.
Iza meyampaikan, sesuai dengan amanat Presiden RI, Joko Widodo, Polri diminta memberantas mafia hukum atau makelar kasus yang masih ada di kepolisian. Selain itu juga diperlukan koordinasi dan kerjasama secara sinergi dengan aparat hukum dan pemangku penegak hukum lainnya termasuk dukungan masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan mudah, tidak berbelit, responsif, dan empati. Polri juga harus terus berbenah karena masih banyak masukan dan komplain dari masyarakat terkait pelayanan dan penegakan hukum baik itu disampaikan langsung atau melalui media. Jangan berhenti melakukan perbaikan dan koreksi ditubuh Polri khususnya Polda Sumsel,” terang Iza.
Ketika disinggung pengamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1436 H, Iza menerangkan, lebih kurang 3.000 personil disiapkan untuk pengamanan lebaran. Polda Sumsel segera menyiapkan sedikitnya pos 50 pengamanan dan 20 pos pelayanan di titik-titik strategis.
“H-7 hingga H+7, akan kita gelar operasi ketupat dan akan disiapkan 50 lebih pos pengamanan serta 20 lebih pos pelayanan,” terangnya.
Pangdan II/Swj Mayjen TNI Iskandar M Sahil juga menyampaikan pihaknya membantu Polri dalam arus mudik Lebaran Idul Fitri, untuk tingkat Polres ditempatkan anggota 1 pleton dan disiagakan di pos-pos yang sudah ada nantinya.
“Ada beberapa titik yang masih dianggap rawan, Linggau, jalan lintas timur dan Palembang. Untuk kondisi jalan sudah cukup baik, kita tentunya membantu kelancaran pengamanan mudik lebaran,” ujar Iskandar.
Sumber:(day/Palpos/Ar)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
