
TRANSFORMASINEWS.COM, BANYUASIN – Tiga pejabat di lingkup Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Banyuasin menyatakan berhenti dan mundur dari jabatan mereka, tentu saja kabar ini menjadi buah bibir publik Banyuasin. Banyak spekulasi yang bermunculan di tengah-tengah masyarakat, ada yang menyebut persiapan untuk maju Banyuasin I, ada yang bilang karena banyaknya tekanan secara birokrasi dan politik.
Berikut tanggapan para netizen terkait mundurnya Kepala Dinas Ir H Syamsul Bakhri Msi, Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian M Saman SP Msi dan Kabid Produksi TPH Sarjono SP.
” Mentari pagi kan bersinar terang, menerangi bumi yg terlalu lama tandus dan gersang,”kata Agus Rijaya pelatih karate Banyuasin.
” Kawan tu bukan ngundurke diri..ado perintah dak tertulisbdri sumsel 1 utk Banyuasin 1 harus berhentike kawan tu…tiap rapat d provinsi selalu wakil nyo yg dateng rakor d kementan wakil yg dateng….mako dio di pecat bukan ngundurke diri..itu bahaso halusnyo bae….”kata Mang Yals pemuda Banyuasin
” mungkin pak Iful tuh udh ”Malak” bahase kami tuh, klu bahase indonesia Suntuk, karene lah kurang lebih 14 th dr Banyuasin berdiri die lah jd Kadis, mungkin nyuruh Generasi muda pule, n mmg masalah lahan padi sulit nak nambah, krn manusia tambah banyak,lahan tambah abis! Trims Pak Iful!!!,”komen Andi
” Beliau itu bnr mengundurkan diri dikarenakan sdh capek selama 14th menjabat sbg kadis di lingkungan Pemkab BA, tdk masalah apapun bahkan beliau org yg berhati mulia bagi para petani. Thanks pak syaiful smg selalu meraih sukses,”kata Januar.
” Dampak antara politik,ambisi dan program,”komen Susilo.
” Ada apa mengundurkan diri, sementara banyak yang berebut untuk menjabat eselon II ,”kata Nai Banjar
” Jangan berburuk sangka kepada siapapun yang penting kita harus berperasangka baik pengunduran diri tersebut, jangan selalu dikaitkan gesekan politik. Berpikirlah sejernih mungkin,”kata pengamat politik Banyuasin.
” Kita acungi Jempol Kak Syaiful mundur karna ketidak mampuannya untum melaksanakan program. Dan kita sbg masyarakat jangan ber prasangka buruk terhadap beliau. Sumbang sih beliau mewujudkan Banyuasi 1.2 juta ton GKG sangat besar….. jangan melihat sesuatu dengan selalu dgn hal negativ,”komen Novarizal Sekjen DPD KNPI Banyuasin.
” Lebih baik mundur terhormat bapak sebelum tidur,”kata Syamsuri.
” Mundur harus punya alasan yang jelas, sebab kita ketahui bahwa beliau itu adalah kepala dinas, bukan pegawai staf biasa.,”komen Ham Satun.
Sumber:Detiksumsel (Faz)
Posted by: Admin Transformasinews.com
