MENTERI ESDM KECEWA, GUBERNUR SUMSEL TIDAK PERNAH LAPORKAN ADA TAMBANG ILEGAL

Menteri ESDM, Ignasius Jonan menegaskan yang harusnya bisa menindak adalah pemerintah setempat. “Kan ada Bupati, Kapolres, Dandim. Seharusnya itu yang menindak” ujarnya. DOK.FOTO: ARI FIRMANSYAH/TRANSFORMASONEWS.COM

TRANSFORMASINEWS.COM, MUARA ENIM. Maraknya tambang ilegal yang bertebaran di kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan kini menjadi sorotan menteri ESDM RI Ignasius Jonan, karena selama ini belum sama sekali ada laporan ke pemerintah pusat mengenai banyaknya tambang tambang batubara ilegal yang ada di Kabupaten Muara Enim.

Bukan saja merugikan, kegiatan penambangan ilegal ini sangat membahayakan lingkungan. Namun, kegiatan tambang ilega di bumi Serasan Sekundang masih marak terjadi.

Terkait hal tersebut, Menteri ESDM, Ignasius Jonan menegaskan yang harusnya bisa menindak adalah pemerintah setempat. “Kan ada Bupati, Kapolres, Dandim. Seharusnya itu yang menindak” ujarnya.

Meskipun diketahui sudah ada tindakan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Namun, penindakan hanya berhenti sesaat dan kemudian kembali berlanjut.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat sedang memperhatikan peta lokasi tambang batubara. DOK.FOTO: ARI FIRMANSYAH/TRANSFORMASONEWS.COM

Kalau sudah ditindak dan ditegur oleh Bupati, Polres maupun Dandim masih saja ada, seharusnya pihak yang lebih tinggi lagi.

“Gubernur yang bergerak, Tapi Gubernur juga tidak pernah ada laporan ke kita,” ujar Jonan saat peninjauan lokasi PLTU Sumsel 8 yang berkapasitas 2×6200 MW di, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Agung, Kamis (06/07/2017).

Disamping itu, dilihat dari kerugian negara atas tindakan penambangan ilegal yang dilakukan oleh oknum ini tidak terlalu besar.

Kalau masalah royalti yang diterima negara kan tidak besar. Penambangan yang dilakukan bukan seperti yang dilakukan oleh PTBA yang resmi.

Namun, kerusakan alam yang harusnya menjadi perhatian. “Kerusakan alam dan lingkungan sekitar akibat penambangan yang ditimbulkan harusnya kita khawatirkan, bukan sekarang tetapi kedepan,” tutupnya.

Laporan : Ari Firmansyah

Editor: Amrizal Aroni

Posted by: Admin Transformasinews.com