Direktur Umum PT.BA: Tanjung Enim Jangan Jadi Kota Hantu

tambang-batubara
ILUSTRASI LOKASI TAMBANG BATUBARA

TRANSFORMASINEWS.COM, MUARA ENIM. Direktur umum dan ESDM PT Bukit Asam(Tbk) PT.BA Tanjung Enim,Suryo eko Hadianto bercita-cita ingin menjadikan kota Tanjung enim kecamatan Lawang kidul kabupaten muara enim sebagai kota Destinasi wisata di Provinsi Sumatera Selatan.Hal itu di ungkapkan Suryo eko ketika berbincang-bincang dengan awak media kamis 20/10/16.

Pak suryo menjelaskan dengan rinci dan gamblang.sejarah mencatat daerah-daerah eks-Tambang biasanya, paskah Tambang jika batubaranya habis akan menjadi kota hantu,seperti di Sawah lunto dan kalimantan tuturnya.untuk itulah Semasa ia menjabat sebagai Dirum dan ESDM di PTBA Tanjung enim Ia Memiliki Terobosan baru,yaitu Ingin menjadikan Tanjung enim sebagai Kota Wisata di Provinsi Sumatera Selatan.

Tidak hanya itu juga,Pak suryo juga ingin Menularkan virus-virus anti Korupsi di PT.BA Tanjung enim, menurutnya Selama ini BUMN di anggap Tempat mencari duit dan korupsi,di antaranya seperti jika ingin berkerja atau ingin bergabung di Perusahaan BUMN harus ada uang titipan.ujarnya.

“siapa pun Anak buah Saya yang Terindikasi Bermain Atau Ketahuan ada Merugikan Negara akan saya tindak lanjuti Tanpa ampun.katanya lagi.

Saat di singgung awak media mengenai permasalahan Relokasi Warga di sekitar bukit Telkom yang belum juga kunjung selesai sampai saat ini. Tetapi kegiatan penambangan sudah berjalan.Pak Suryo pun menjelaskan bahwa sebagian besar Warga yang Terdampak area Pembukaan tambang baru,telah di Relokasi meskipun masih ada sekitar 27 kk yang masih bertahan lantaran belum menemukan kata sepakat mengenai ganti rugi.

“silahkan mas media kros check sendiri ke lokasi relokasi. mereka(warga relokasi_red) merasa hidup nyaman dan mendapat Rumah layak Huni Tempat mereka yang baru. jelasnya.

Awak media akhirnya melakukan kros check di lokasi relokasi warga yang terdampak Pembukaan Area Tambang baru di kawasan Desa Keban agung Barat kecamatan lawang kidul kabupaten muara enim.Salah Satu Perwakilan warga perumahan baru bara lestari, HR (55) Menuturkan Kekecewaannya pada Para Awak Media. Sabtu 22/10/16. menurut Hr masih banyak Permasalahan yang mereka hadapi di tempat tinggal mereka yang baru itu, di antaranya adalah Inprastruktur yang belum memadai, Seperti permasalahan Jalan yang sampai dengan saat ini masih Tanah, Sehingga saat Turun Hujan Jalan kami ini selalu becek dan belumpur, Masalah Bak penampungan air, dimana Sampai Saat ini Bak untuk menampung Air Bersi, Yang mana telah di janjikan oleh Pihak PTBA Belum Terealisasi sepenuhnya Kepada Masyarakat.kata Hr.

Dan ada juga permasalahan permasalahan lain yang sampai saat ini belum bisa membuat Ia dan warga lainnya untuk Tidur nyenyak,ungkap Hr, yaitu permasalahan Sertifikat Hak Milik(SHM) atas Tanah dan Bangunan yang Mereka Tempati.

“kita ini was-was dan belum bisa tidur dengan nyenyak Pak.jika permasalahan Hak kepemilikan  Rumah Tidak di Selesaikan Cepat. Karna bisa-bisa suatu Hari Kelak kami akan di Usir Lagi oleh Pihak PTBA dari Rumah yang Sekarang ini kami tempati,Bilamana nanti jika kami tidak memiliki Sertifikat Hak milik.Tutup Hr

Laporan: Denny/Budi

Editor: Amrizal Aroni

Posted by: Admin Transformasinews.com