Keterangan 15 Pelaku Pungli Rekrutmen Polri Masih Didalami

Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Martinus Sitompul. — MI/Galih Pradipta

SEBELAS orang anggota Polri dan 4 orang Pegawai Negri Sipil (PNS) yang terlibat penyimpangan (pungli) dalam proses rekrutmen anggota Polri di Korps Bhayangkara Polda Sumatra Selatan 2015 telah dibebastugaskan. Keterangan para oknum pungli tersebut kini masih didalami.

“Kami lakukan pemeriksaan intesif 11 anggota (Polri) dan empat PNS. Kami ingin mengetahui modus-modusnya seperti apa,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Pol Martinus Sitompul dalam progaram Metro Pagi Prime Time, Selasa (4/4).

Menurut Martinus, para oknum tersebut terlibat dalam kasus pungli penerimaan anggota Korps Bhayangkara Polda Sumatra Selatan pada 2015. Ia memastikan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penemuan laporan pungli. Fokus pengamatan kemudian dilakukan dua bulan menjelang penangkapan para pelakunya.

“Dua tahun yang lalu laporan ini masuk, kemudian kita lakukan penyelidikan mendalam, kita ambil pembicaraan mereka, kemudian kita lakukan penindakan,” ujarnya.

Martinus menambahkan, pengetatan upaya pungli dalam rekrutmen Polri sudah dilakukan sejak lima tahun terakhir. Meski demikian, potensi terjadi penyelewengan masih bisa terjadi di antara 18 ribu siswa anggota Polri seluruh Indonesia yang telah lolos tahap tes. “Potensinya besar ada penyelewengan, kita lakukan upaya ketat,” kata Martinus.

Dalam kesempatan yang sama Pengamat Kepolisian Alfons Loemau mengatakan pengetatan pencegahan upaya pungli di jajaran Polri selama lima tahun terakhir sudah dilakukan secara progresif. Menurut dia, penyakit oknum pelaku penyelewengan jabatan tersebut sudah semestinya dibersihkan mulai dari akarnya.

“Orang berlomba-lomba melalui jalan yang sempit dengan berbagai cara. Bayangkan kalau pada saat rekrut saja sudah diminta uang, nanti sudah masuk dia harus mengembalikan uang,” ucapnya.

Sumber: Mediaindonesia.com/Ilham Wibowo/MTVN (OL-3)

Posted by: Admin Transformasinews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.