Jalan Pagaralam-Lahat Nyaris Putus

Jalan penghubung Kota Pagaralam-Kabupaten Lahat yang rusak akibat longsor. (foto-asnadi/koransn.com)

TRANSFORMASINEWS.COM, PAGAR ALAM. Jalan penghubung Kota Pagaralam-Kabupaten Lahat, Sumsel, Minggu (18/6/2017) longsor dan amblas di Desa Tanjungbae Kecamatan Kota Agung bahkan jalan tersebut nyaris memutuskan jalur penghubung utama antar kabupaten.

Kondisi kerusakan jalan cukup parah ini mengancam pengendara, pemudik lebaran Idul Fitri 1438 H dan jalur utama Kota Pagaralam- Kabupaten Lahat.

Kedalaman jalan ambles sudah mencapai 10 meter dengan panjang lebih dari 30-40 meter. Sejumlah retakan di badan jalan terus bertambah dari lebar badan jalan sekitar 8 meter hanya tesisa sekitar 2 meter.

Kepala Dinas PU Kota Pagaralam, Haryadi Razak mengatakan, memang ada beberapa titik jalan negara penghubung Kota Pagaralam-Kabupaten Lahat, rusak akibat longsor dan amblas.

Dia merincikan, ada beberapa titik wilayah Pagaralam yaitu; Lematang, Indikat, Dusun Bandar, Simpang Manna dan Pagardin.

“Kita sudah buat laporan kepada pihak Balai Besar Kementrian PU RI, karena semua jalan negara, agar dilakukan perbaikan sebelum kondisinya kian parah dan terjadi longsor susulan,” ungkap dia.

Namun, kata dia, untuk mengatasi lobang yang mengganggu jalur bagi pemudik akan diupayakan penimbunan. “Kita tidak berwenang lakukan perbaikan,” tandasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Herawadi S.Sos mengungkapkan, kerusakan jalan akibat amblas cukup berbahaya bagi pengguna jalan dan kendaraan ukuran besar karena posisi jalan dengan lebar 6 meter hanya tersisa sekitar 2 meter, sebagian besar sudah amblas ke dalam jurang yang dalamnya capai puluhan meter.

“Bahaya buat pengendara dari berbagai daerah yang melewati Kota Pagaralam, sewaktu-waktu ambles susulan terjadi apalagi sering dilalui mobil bertonase tinggi dan bahkan bisa memakan korban,” ungkap Herawadi.

Tapi, kata dia, Pemkot Pagaralam tidak bisa berbuat apa-apa, selain jalan negara dan juga berada di wilayah Kabupaten Lahat hanya berjarak sekitar 500 meter dari perbatasan Dusun Mingkik Kota Pagaralam.

Sementara Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati MKes memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk memperbaiki jalan yang rusak dengan cara menimbun atau menutupi seluruh lobang mengangah dalam dan besar yang terdapat di sepanjang jalan Negara dan Provinsi Sumsel.

Ia mengatakan, tindakan ini diambil mengingat kerusakan jalan cukup membahayakan pengendara sepeda motor dan mobil.

“Kemudian warga tidak akan faham atau mengerti, kurusakan jalan negara dan provinsi tanggungjawab siapa. Mereka anggap seluruh jalan yang berada di Pagaralam pemerintah kota yang berkewajiban lakukan perbaikan,” kata dia.

Ida mengatakan, kalau jalan kota sebagian besar sudah mulus apalagi menghadapi mudik lebaran Idul Fitri 1438 H, namun kalau jalan negara dan provinsi masih cukup banyak berlobang dan amblas.

“Selain keberadaan lobang cukup dalam dan lebar kemudian sudah memenuhi badan jalan. Saya catat ada sekitar puluhan titik jalan negara dan provinsi rusak yaitu; seputaran Lematang, Dusun Muara Tenang, Dusun Lubuk Buntak, Mingkik dan beberapa tempat lainnya,” tandasnya.

Sedangkan Kepala Dinas PU Haryadi Razak mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan material untuk menutupi lobang di jalan negara dan provinsi, tapi kalau kalau perbaikan bukan wewenang pemerintah kota.

“Kalau kita aspal itu menyalahi, karena jalan rusak atau berlobang berada di jalan negara dan provinsi,” kata dia pula.

Sumber:KoranSN(asn)

Posted by: Admin Transformasinews.com