TransformasiNews.com, PANGKALANBALAI – Belasan warga Perumahan Griya Damai Indah Kelurahan Kenten Laut mendatangi Kantor Cabang Kenten Laut PDAM Tirta Betuah Jl Komplek PU No 1, Banyuasin, Sabtu (30/11/2013).
Mereka mewakili 400 rumah mempertanyakan air leding sudah hampir 1,5 bulan ngadat.
“Kita pasang seharga 1,2 juta hingga 1,5 juta. Setiap bulan bayar. Kalau telat didenda Rp 5 ribu. Kita minta Pak Bupati untuk menyelesaikan masalah ini, perhatikan warganya yang teraniaya. Tidak hanya sampai di sini saja. Kami akan teruskan ke Tipikor Kejaksaan dan Polda Sumsel. Waktu awal pemasangan saja ngalirnya. kami mnta penanggungjawab mengubah pipa, padahal ini kan sudah disuplai dana APBD,” ungkap salah satu koordinator warga, Ir Kamlan Jamsri.
Hal senada juga diluapkan Drs Feriyadi Arismunandar yang memprotes ngadatnya leding ini.
“Kami menunggu normal. Ingin lancar. Kami didiskriminasikan. Dulu Perumahan Azhar jugo setelah demo baru lancar. Sekarang tanpa dipompa ngalir. Ado statement wong PAM sini waktu kita mau pasang mereka tidak melayani Griya Damai,” kata Feri.
Sementara Pimpinan Pejabat Pembuat Komitmen PDAM Tirta Betuah, Aris menyatakan pihaknya serius menangani hal ini.
“Kami serius tangani ini. Mungkin ada perwakilan tokoh masyarakat di sana. Karena perbaikan cukup besar, step by step. Semua orang mau cepat. Itu sejak 2008 biaya pipa, 2010 biaya pengolahannya intaks. Di tengah jalan ada kehilangan kabel di Merah Mata. Akhir 2012 masuk hutan, pipa kita timbul seperti buaya. Apabila kita pompa akan terangkat. Masalah ini akan diselesaikan akhir tahun ini. Sekarang lagi perbaikan,” ujar Aris.(SRIPOKU.com)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
