Terlalu Pemprov Sumsel Nih “Anggaran Pendidikan Dipangkas 20 M Lebih”

ILUSTRASI: DANA PENDIDIKAN SUMSEL

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA.  Setiap provinsi memiliki Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). SKPD di sini bertugas terkait urusan pemerintah dan organisasi di provinsi. Sedangkan terkait pengelolaan keuangan daerah, yang ditugaskan adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) misalnya, memiliki 41 SKPD ditambah BPKAD. Satuan Kerja tersebut masing-masing menerima gelontoran anggaran demi lancarnya tugas mereka masing-masing.

Di tahun 2015 saja, dari data yang diterima Klikanggaran.com anggaran yang dihabiskan untuk belanja seluruh SKPD mencapai Rp.4.497.889.160.889.

Ada beberapa SKPD Pemprov Sumsel yang setiap tahunnya mengalami peningkatan anggaran. Misalnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, di tahun 2015 menghabiskan anggaran sebesar Rp.29.476.492.908.

Mengalami peningkatan dari anggaran tahun sebelumnya senilai Rp. 26,9 miliar. Angka tersebut belum termasuk anggaran untuk Sekretariat DPRD Sumsel yang dihabiskan sebesar Rp.91.268.786.571.

Sedangkan anggaran untuk Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta Sekretariat Darah mencapai Rp.329.482.514.139, mengalami peningkatan sebesar Rp.4.495.829.633 dari anggaran tahun sebelumnya.

Berbeda dengan empat pos anggaran di atas, yang menyangkut para pejabat elite Sumsel termasuk gubernurnya. Pos anggaran untuk dinas pendidikan ternyata selalu mengalami penurunan.

Jika di tahun 2014 anggaran untuk dinas pendidikan sebesar Rp.187.779.603.403, di tahun 2015 dipangkas habis sebesar Rp.20.782.823.937, menjadi Rp.166.996.779.466.

Salahkah jika publik berkata, “Sungguh terlalu, Alex Noerdin”.

Sumber:Klikanggaran

Posted by: Admin Transformasinews.com