TransformasiNews, PALEMBANG – Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Angkutan Sumsel, Chairuddin Yusuf menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel minta bantuan pemerintah pusat mengeruk sungai di sekitar Pelabuhan Tanjung Api Api (TAA). Rencana ini diharapkan segera terealisasi agar penyeberangan TAA ke Pulau Jawa segera terealisasi.
Chairuddin kepada tribunsumsel.com, Senin (9/6/2014) berpendapat, penyeberangan dari TAA ke Pulau Jawa akan memberikan banyak manfaat bagi Sumsel.
Beberapa manfaat langsung yang dirasakan ialah pengurangan pemakaian BBM oleh jasa angkutan, mengurangi biaya perbaikan dan perawatan jalan lintas Palembang-Lampung setiap tahunnya, mengurangi kemacetan, dan menghapus titik-titik pungli yang banyak dikeluhkan sopir selama ini.
“Tak perlu pelabuhan, kita buat dermaga saja. Apabila penyeberangan itu telah berjalan, akan banyak investor menanamkan modal di Sumsel. Bisa membuka gudang, membangun pabrik, hingga jalan tol,” kata Chairuddin.
Adapun rute yang paling cocok untuk mendapatkan semua manfaat itu ialah TAA-Cirebon. Rute ini dianggap sangat tepat dibandingkan TAA-Tanjung Priok dan TAA-Merak.
Alasannya, kendaraan yang datang dari Bali, Jatim, Jateng, Jepara, Jogja, Cikampek, Purwakarta dan kawasan industri lainnya tidak perlu lagi masuk Jakarta. Demikian sebaliknya mobil dari Sumatera tak perlu merasakan macet di Jakarta.
“Kalau tidak lagi masuk Jakarta, otomatis akan mengurangi arus angkutan masuk tol. Jadi kurangi kemacetan. Saya perkirakan ongkos angkut turun sekitar 25-30 persen. Jadi harga jual barang lebih murah,” jelasnya. (Tribunnews)
