Lakukan Kekerasan, Oknum Satpol PP Dilaporkan

phpThumb_generated_thumbnail

ILUSTRASI (FOTO:sr28jambinews.com)

TRANSFORMASINEWS,OKU – Oknum Satpol PP OKU melakukan tindakan arogan saat melakukan penertiban baleho di warung milik Reni (40) di Jalan Lintas Sumatera, Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur Sabtu (27/9). Beberapa anggota penegak perda tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang juga keponakan pemilik warung yakni Ari (15) dan Riki (18). Akibat kejadian tersebut, Ari mengalami lebam di bagian mata sebelah kiri dan baju Riki mengalami sobek.

Menurut informasi yang diterima, sekitar pukul 10.00 WIB rombongan Satpol PP OKU menggunakan dua mobil mendatangi warung milik Reni. Mereka hendak menertibkan spanduk bakal calon Bupati OKU yang terpasang di depan dan dalam warung.
“Awalnya saya larang, karena warung panas jika spanduk itu dilepas. Saya sempat menawarkan bisa tidak diganti yang lain, kata anggota Pol PP itu tidak bisa. Kemudian, spanduk itu saya lepas kemudian saya serahkan ke anggota Pol PP itu,” kata Reni saat melapor di Mapolres OKU.
Saat memberikan spanduk. Diduga karena ketersinggungan seorang anggota Pol PP membentak Reni, dan mengancam akan membongkar warungnya dengan alasan tidak ada izin.
“Alangkah melawan kamu ni kata Pol PP itu. Tunggulah siang kagek kami bongkar warung kamu ni sambil gebrak meja dan cabut bambu dinding warung,” lanjut Reni menirukan perkataan Oknum anggota PolPP tersebut.
Melihat gelagat tidak baik dan melihat seorang anggota SatPol PP akan mencabut pistol dari sarungnya, Riki yang berada di belakang warung langsung melerai. Namun, bukannya mereda, Riki justru dicekik oleh beberapa oknum SatPol PP. Kemudian akan dimasukan ke dalam mobil SatPol PP.
“Saya spontan, mau nolong bibik (Reni Red) karena melihat Pol PP itu mau nyabut pistol. Tapi, saat saya melerai, malah dicekik dan mau dimasukan ke dalam mobil. Sampai-sampai baju kaos saya sobek ditarik Pol PP itu,” cerita Riki.
Saat terjadi keributan tersebut, Ari yang sedang duduk di sekitar kejadian berdiri untuk mengambil rokok. Namun, dikira oknum anggota Satpol PP akan melawan. Kemudian, dihajar oknum anggota SatPol PP dengan bogem mentah hingga mengalami lebam.
Merasa tidak senang dengan perlakuan tersebut, korban kemudian melakukan visum dan melaporkannya ke Polres OKU. Kemudian langsung dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres OKU.
“Kami telah menerima laporannya. Ketika itu, sejumlah SalPol PP melakukan penertiban baleho. Saat penertiban itulah terjadilah kesalahpahaman sehingga terjadi pemukulan dengan meninju anak pelapor. Akibatnya, korban mengalami luka memar pada mata sebelah kiri,” kata Kapolres OKU, AKBP Mulyadi Sik MH kepada wartawan.
Kapolres OKU, Kasatreskrim Polres OKU, AKP Zulfikar melalui Kanit Pidum Iptu Yuliko, juga mengatakan, kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan anak dan perempuan, mengingat korban masih di bawah umur.(OKUOKE)
WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016