Perusahaan Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) saat ini terancam bangkrut. Pasalnya, kondisi perusahaan daerah milik Pemkot Palembang ini, saat ini mulai mengalami kesulitan keuangan.
Untuk diketahui, gaji karyawan bulan September hanya dibayarkan 25 persen saja. Padahal, dua bulan terakhir dirinya selalu telat menerima gaji.
“Kami biasa gajian tanggal 27, tapi sekarang ini baru dibayar hari ini (29/9),” ujar dia.
Komisaris Utama PT SP2J, Irwan Destra mengakui, saat ini PT SP2J sedang mengalami kesulitan. Sehingga, berdampak dengan pembayaran gaji karyawan yang hanya dibayar 25 persen dari gaji. “Kami akan upayakan, kalau kondisi keuangan sudah normal akan kembali sesuai kesepatakan,” beber dia.
Terpisah, Wali Kota Palembang Romi Herton ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya belum mendengar informasi tersebut.
“Kalau memang benar kondisi keuangan PT SP2J seperti itu, maka akan ditutup saja. Itukan perusahaan daerah, kalau tidak bisa mengaji karyawan lebih baik kita tutup saja,” ungkap dia. (palembang-pos)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi